Waktu Yang Salah
Bagi Adila Maheswari Syafitri, takdir tidak pernah terasa lebih kejam daripada saat dia membuka mata di sebuah kamar hotel mewah. Di sebelahnya, tertidur lelap sosok Trian Langit Biru Wijaya, atasan di kantor sekaligus pria dari masa lalu yang paling dia benci karena menyebabkan kematian adiknya.Adila histeris Dunianya runtuh seketika saat menyadari harga dirinya telah direnggut paksa dalam sebuah malam misterius yang tidak bisa dia ingat.Di matanya, Trian adalah monster yang telah merenggut segalanya..dulu nyawa adiknya, dan kini masa depannya.
"Kamu jahat, Trian! Belum puas kamu menyiksa keluarga saya di masa lalu? Sekarang kamu menjebak saya dengan cara sekotor ini hanya untuk memuaskan ego kamu?!" teriak Adila, suaranya parau oleh tangis dan dendam, menunjuk wajah Trian penuh kebencian.
Padahal kenyataannya, Trian sama terkejutnya. Laki² tulus, sabar, dan bertanggung jawab itu tidak pernah berniat licik, walau dia diam-diam menyukai Adila. Di malam petaka itu, dia sama-sama menjadi korban jebakan orang misterius.
Melihat Adila yang hancur, hati Trian ikut berdarah. Dia ingin menjelaskan, tapi dia tahu kata-kata tidak akan berarti apa-apa di depan dendam Adila. Trian memilih satu-satunya jalan untuk melindungi kehormatan Adila: pasrah menanggung kebencian itu dan bertanggung jawab menikahinya."Adila, saya bersumpah demi Tuhan, saya tidak pernah merencanakan malam ini. Saya juga terkejut. Tapi tolong.. biarkan saya bertanggung jawab. Saya akan nikahi kamu, saya tidak akan membiarkan kamu menghadapi ini sendirian," ucap Trian lembut, menatap lekat mata Adila yang dipenuhi air mata kemarahan.
Sebuah pernikahan paksa yang penuh dengan air mata pun dimulai di Waktu yang Salah. Mampukah Trian, si pahlawan yang disalahpahami, meluluhkan hati Adila dengan kesabaran dan ketulusannya? Atau Adila akan terus terjebak dalam belenggu dendam, tanpa pernah tahu bahwa laki² yang dia benci setiap hari sebenarnya adalah orang yang selalu melindunginya di bal