Di balik tawa dan sifat keras kepalanya, Wafiq menyimpan banyak luka yang tidak pernah benar-benar ia ceritakan kepada siapa pun. Masa kecil yang dipenuhi penyakit, kehilangan, tekanan keluarga, hingga rasa kecewa membuatnya tumbuh menjadi seseorang yang terbiasa memendam semuanya sendiri.
Hidupnya berubah ketika sebuah pengeroyokan di tempat latihan silat membuatnya berada di antara hidup dan mati. Di tengah rasa sakit, rumah sakit, dan perjuangan melawan leukemia yang kembali kambuh, Wafiq mulai menyadari bahwa dirinya tidak pernah benar-benar sendiri. Ada keluarga yang diam-diam selalu berjuang untuknya, bahkan ketika ia merasa dunia sudah tidak lagi berpihak padanya.
Tidak Semua Luka Itu Terlihat adalah kisah tentang luka batin, keluarga, kehilangan, dan perjuangan untuk tetap bertahan hidup. Sebuah cerita yang mengajarkan bahwa tidak semua rasa sakit terlihat oleh mata, dan tidak semua orang yang tersenyum benar-benar baik-baik saja.
All Rights Reserved