Crown of Shadows

Crown of Shadows

  • WpView
    Reads 887
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2026
🔞🔞🔞 Aurelia Evangelin selalu membalut kelembutan dan kepolosannya dengan gaun berwarna putih suci. Sebagai Putri Penyihir yang kecantikannya melegenda, ia tidak peduli pada ambisi para pria dari berbagai klan yang memperebutkannya di pesta pencarian jodoh malam itu. Ia pikir ia bisa terus menjadi penonton yang tenang. ​Sampai ia tak sengaja menatap ke sudut tergelap ruangan. ​Di sana berdiri Lucius Blackwood, sang Raja Drakula yang paling ditakuti, berbalut pakaian serba hitam yang memancarkan aura mematikan. Sementara pria lain datang untuk merayu dan melamar, Lucius datang dengan tatapan tajam yang mengunci jiwa Aurelia-sebuah tatapan posesif yang tak kenal ampun. Bagi dunia, pria bertubuh tegap itu adalah monster berdarah dingin. Namun bagi Aurelia, dia adalah badai gairah yang datang untuk memonopoli seluruh kehidupannya. ​Sebuah obsesi gila telah lahir. Lucius tidak akan membiarkan siapa pun menatap wanitanya, meski ia harus meratakan seluruh klan untuk mengurung Aurelia dalam pelukan gelapnya. ​"Pakailah warna putih sesukamu. Tapi bayanganku yang akan selalu memeluk dan menyelimutimu. Kamu milikku, Aurelia. Hanya milikku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possessive Beast
  • 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐠𝐨𝐢𝐬, 𝐀𝐲𝐚𝐧𝐚!
  • MUKTI AGUNG
  • Chased by Ex-husband (KAM)
  • Hello, Baby
  • HADEZEUS
  • Sugar Baby (On Going)
  • Tertawan Mantan
  • PERMAINAN GILA SANG PEWARIS
  • MATEKU JENDERAL BUCIN

Saat Aldrian Aubert berusia lima belas tahun, sekelompok orang menyerbu keluarganya. Awalnya mereka hanya ingin merampok, tapi kemudian berakhir menyekap seluruh anggota keluarga. Dengan keji, mereka mengurung keempat anak dan istri sang tuan tanah kemudian menyalakan api. Membakar dua anak hidup-hidup. Aldrian sendiri selamat dengan luka yang parah, ibunya meninggal beberapa waktu kemudian meski sudah dirawat oleh dukun yang sangat hebat. Sejak peristiwa nahas yang menimpa keluarganya, pemuda itu mengasingkan diri. Tidak ada yang tahu ke mana ia pergi. Pada malam di mana ayahnya mengembuskan napas terakhir, dia kembali ke rumah dan penampilannya sudah seperti ini. Tubuh setinggi pohon besar berusia ratusan tahun, otot-ototnya menyerupai akar yang menopang seluruh tubuh. Bekas luka tampak di sana-sini dan kabarnya bukan didapatnya dari peristiwa itu. Keluarga kaya raya itu menutup diri, tapi pengaruhnya masih kuat, bahkan lebih kuat lagi. Bisnis raksasa mereka menindas bisnis-bisnis keluarga kecil lain, menciptakan kebangkrutan dan perampasan aset di mana-mana. Salah satu korbannya adalah bisnis keluarga Mathilda dan Malida. Terlilit utang, ayah Mathilda dan Malida tak punya pilihan selain menawarkan salah satu dari dua putrinya untuk diperistri pewaris Aubert yang masih hidup dan sehat, Aldrian. Untuk pertama kalinya dalam hidup, Mathilda merasa beruntung karena ia terlahir biasa saja, lain dengan kakaknya yang secantik bidadari. Ayah dan ibunya pun lebih senang menghamburkan uang demi merias Malida, sedangkan Mathilda dibiarkan tak terawat, mengenakan gaun lusuh dan ditugaskan mengupas bawang di dapur kedai. Sampai kemudian Aldrian Aubert menghampiri dan mengendusnya, Mathilda hanya berharap semua drama pemilihan ini segera berakhir dan dia bisa kembali mencuci setumpuk piring di dapur.... "T...tu... tunggu dulu... apa yang terjadi? Kenapa aku yang dibawanya???"

More details
WpActionLinkContent Guidelines