PLAGIAT JANGAN MENDEKAT YA!
Ara Humaira tidak pernah menyangka bahwa obrolan sederhana di tengah malam bisa membawa hatinya sejauh ini. Semuanya bermula dari percakapan biasa, candaan kecil, dan perhatian sederhana yang perlahan membuat Ara terbiasa dengan kehadiran Mikael Christian Adrian.
Mikael selalu tahu cara membuat malam-malam Ara terasa hangat lewat chat singkat, tingkah lucunya, dan cara bicaranya yang selalu membuat Ara tersenyum. Mereka memiliki frekuensi yang sama dalam banyak hal, seperti humor yang aneh dan topik random yang tidak pernah habis. Rasa nyaman pun muncul tanpa diminta.
Namun, semakin dekat mereka, semakin sadar pula Ara bahwa ada tembok tinggi di antara mereka. Ara hidup dengan doa-doa yang ia panjatkan selepas sujud, sementara Mikael tumbuh dengan keyakinan yang berbeda. Mereka saling menyukai dalam diam, nyaman tanpa status jelas, dan tahu bahwa hubungan ini mungkin sulit diperjuangkan.
Meski begitu, tak ada yang bisa menghentikan hati untuk jatuh perlahan. Di antara percakapan larut malam, rasa nyaman yang tumbuh diam-diam, dan harapan yang mulai muncul... Ara dan Mikael harus memahami satu hal: terkadang, dua orang bisa sangat cocok, namun terhalang oleh sesuatu yang jauh lebih besar daripada perasaan mereka sendiri.
Karya orisinil yaa, hasil pemikiran author sendiri.
Alle Rechte vorbehalten