Tiga Jiwa (Hiatus)

Tiga Jiwa (Hiatus)

  • WpView
    Reads 1,546
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Creatures and Legends
Ghosts and Hauntings
jiwa pertama yang di hilangkan karena manusia bodoh. jiwa kedua yang di hilangkan karena dianggap tidak pantas menerima apa yang sudah menjadi takdirnya. jiwa ketiga yang pergi mencari apa yang sudah menjadi takdirnya. (Cerita ini benar benar akan slow burn, karena ingin membuat imajinasi kalian semakin bagus dan tidak bingung dan juga tidak aneh)
All Rights Reserved
#49
tianziyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NISKALA | BXB
  • sendangarum
  • NARATAWI [M-preg]
  • JODO RAHAYU
  • Sengkolo Roso
  • TEMPAT SINGGAH [BL]
  • Sendang Pingitan
  • Antara Layar (Ongoing)
  • ADAT DESAKU
  • Naungan Baru

Saka Abiyaksa dan Ganis Ananta adalah bukti nyata bahwa waktu mampu membunuh keakraban tanpa perlu pertikaian. Dahulu, mereka adalah bayangan satu sama lain yang tak terpisahkan di bawah rimbun pohon jati Desa Malakasari. Namun kini, desa itu menjadi saksi bagaimana keduanya tumbuh menjadi dua orang asing yang hanya saling melempar tatap sekilas saat berpapasan di pematang sawah. Tidak ada dendam, tidak ada luka lama. Mereka hanya kehilangan cara untuk bicara setelah kedewasaan membangun tembok tinggi di antara mereka. Kehidupan tenang dalam keasingan itu terusik saat siklus adat dua puluh tahunan kembali berputar. Sebagai pemuda dengan garis keturunan murni, Saka dan Ganis terikat kewajiban sakral untuk menjalani ritual Ngandeg Syarat. Adat kuno menuntut mereka menetap di sebuah gubuk tua di puncak bukit selama empat puluh malam penuh demi keselamatan desa. Di tengah dinginnya kabut pegunungan dan sunyinya malam, ruang sempit itu memaksa mereka kembali bersisian. Saka yang pendiam dan Ganis yang kaku harus menghadapi situasi paling tidak nyaman dalam hidup mereka, terjebak bersama seseorang yang dulu sangat mereka kenal, namun kini tidak lebih dari sekedar orang asing yang berbagi oksigen di bawah naungan tradisi kuno desa. ⚠️ WARNING BXB, Gay, Homo, Boylove, Bl Cerita ini mengandung unsur Male Pregnancy (Mpreg) yang dikemas dalam balutan mitos dan tradisi lokal. Bagi pembaca yang kurang nyaman dengan tema tersebut, mohon bijak dalam memilih bacaan. Happy reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines