PUTRI BUNGSU PATIH ARARYA

PUTRI BUNGSU PATIH ARARYA

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Grief and Bereavement
Family Life
Illness
Di bawah naungan langit Maheswara, kemegahan bukan sekadar emas yang melekat pada pilar keraton, melainkan darah biru yang mengalir dalam sunyi. Marga ini adalah sebuah garis waktu yang dihormati, di mana setiap napasnya adalah titah, dan setiap langkahnya adalah wibawa yang disegani seantero tanah Jawa. Patih Ararya, sang pengawal setia cakrawala Maharaja, namun di dalam hatinya ada sebuah do'a tulus untuk anaknya, bunga terakhir... Laras, anak terakhir serta warisan satu-satunya yang paling berharga, Laras bagaikan berlian yang di jaga oleh lima pangeran. Dibalik senyumnya yang membuat orang-orang merasa senang, ada sebuah penyakit yang disembunyikan dimana penyakit itu tidak bisa sembuh, tapi tariannya tak pernah gagal membuat orang tuanya bangga. Bakatnya sebagai wujud semangatnya untuk melawan kondisinya, namun di balik tariannya yang indah ada tubuh yang lemah... tahun berganti terus-menerus begitu juga tubuhnya, yang semakin lama semakin lemah. Ada kalanya, di tengah putaran tari yang paling agung, dunianya tiba-tiba gelap. Tubuhnya luruh ke bumi seperti kelopak mawar yang layu sebelum sempat menyapa senja.
All Rights Reserved
#152
bangsawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • Dua Langit Berbeda
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • My Step Mom? [END] ✔️

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines