RANTAI MERAH

RANTAI MERAH

  • WpView
    LETTURE 19
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, mag 30, 2026
WpInfo
Narrativa
Paranormale
Shifters
Angeli e Demoni
Fantasmi
Eritansel menatap garis tersebut, kemudian menatap Silas. Lututnya mulai gemetar. Ia memiliki kemampuan untuk membaca ekspresi seseorang. Ia mengetahui bahwa tatapan Silas bukan tatapan marah atau benci. Tatapan itu adalah tatapan penilaian. Seperti seorang peneliti yang mengamati objek uji di bawah mikroskop. "Saya memohon maaf," kata Eritansel. Suaranya hampir tidak terdengar. "Saya akan menghapus data foto tersebut sekarang juga. Di hadapan Anda. Saya berjanji tidak akan kembali ke lokasi ini." "Aturan nomor 0," ucap Silas dengan suara pelan. "Setiap individu yang memasuki wilayah kekuasaan saya wajib memberikan kompensasi. Kompensasi tersebut dapat berupa uang, darah, atau kebebasan." Ia berhenti sejenak. Kemudian melanjutkan dengan satu kalimat yang membuat suhu tubuh Eritansel menurun. "Anda tidak memiliki uang dalam jumlah yang cukup. Anda tidak memenuhi kriteria untuk menerima hukuman mati. Dengan demikian, yang tersisa adalah kebebasan Anda." Eritansel mundur satu langkah. Punggungnya menyentuh dinding yang dingin dan lembap. "Apa maksud darir pernyataan Anda?" Silas akhirnya melangkah maju. Satu langkah. Dua langkah. Setiap langkahnya tidak menghasilkan suara. Jarak antara mereka kini berkurang menjadi tujuh meter, kemudian lima meter, kemudian tiga meter. Ia berhenti pada jarak tiga meter. Ia tidak menyentuh Eritansel. Ia hanya mengulurkan tangan kanannya dengan telapak terbuka. Di atas telapak tangannya tergeletak kartu identitas mahasiswa milik Eritansel. Eritansel tidak menyadari kapan kartu tersebut terjatuh dari dompetnya. "Nama lengkap: Eritansel," baca Silas. "Usia dua puluh tahun. Alamat kos Melati Indah, kamar 2A. Jurusan Fotografi. Anda memiliki dua pilihan, Eritansel."
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Love After Accident [On Going]
  • EN-CIRCLE
  • Syahdan ✓
  • Incompatible With Love : Minor Hearts
  • Sad Cruel Psycopath
  • Keazen (A Sly World)
  • My Ghost (TAMAT)
  • The Kiss From Hell || MARKHYUCK
  • emptiness [END]
  • Percobaan 44

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] °°°°°°°° Setelah memutuskan untuk keluar dari rumah, Anin melanjutkan hidupnya karena sudah tidak ada lagi Bunda yang selalu menerimanya dengan baik. Hari-harinya diisi dengan kuliah dan kerja, seperti manusia lain yang berjuang bertahan dan berdiri di atas kakinya sendiri. Semua berjalan sebagaimana mestinya. Hingga sebuah insiden menimpa gadis yang tidak pernah siap menghadapi apa pun selain hidupnya sendiri. Sebuah kejadian dan suatu keputusan yang merubah jauh kehidupannya. "Biarkan anak saya bertanggung jawab atas apa yang telah ia perbuat kepada kamu, ya?" °°°°°°°° Tulisan ini murni dari karya dan pikiran sendiri. Mentahan cover by : pinterest Editing by : channaryrn MASIH TAHAP ON GOING DAN REVISI Harap bijak dalam membaca! Happy Reading^⁠_⁠^

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti