Cahaya Yang Tak Pernah Pudar.(Hiatus)
---
Aaron Chaiden adalah laki-laki setinggi 190 cm, berusia 21 tahun, dengan wajah yang hampir tak pernah tersenyum.
Sejak kecil, ia tumbuh di panti asuhan-tanpa nama keluarga yang berarti, tanpa latar belakang yang bisa dibanggakan.
Ia belajar bertahan lebih cepat daripada anak-anak lain seusianya.
Pada usia 17 tahun, ia meninggalkan panti dengan satu tujuan sederhana: tidak kembali sebagai orang yang sama.
Dua tahun kemudian, takdir membawanya ke kerajaan megah bernama Shadow Fell. Di sana, Aaron tidak hanya menjadi prajurit biasa.
Ketegasan, kecerdasan, dan kesetiaannya membuatnya dipercaya menjadi tangan kanan sang Raja-posisi yang jarang diberikan pada seseorang tanpa darah bangsawan.
Kerajaan mengenalnya sebagai pemuda dingin dan disiplin.
Raja mempercayainya.
Rakyat menghormatinya.
Hidupnya terlihat sempurna.
Namun setiap malam, ketika istana tenggelam dalam keheningan, Aaron selalu terbangun dengan kegelisahan yang tak bisa ia jelaskan.
Seolah ada sesuatu yang bergerak di balik bayangan dinding batu, sesuatu yang tidak beres.
Dan pada suatu malam-perasaan itu menjadi terlalu kuat untuk diabaikan.
Ia bangkit dari tempat tidurnya, mengenakan mantel tipis, lalu berjalan menyusuri lorong istana untuk memastikan semuanya baik-baik saja.
Di bawah cahaya bulan yang pucat, di taman yang sunyi, ia melihat seseorang duduk sendirian.
Putri Calvina Raymond.
Angin malam mengibaskan rambutnya, wajahnya terlihat tenang-namun matanya memantulkan kesedihan yang tidak biasa bagi seorang putri kerajaan.
Dan untuk pertama kalinya sejak datang ke Shadow Fell,
Aaron merasa kegelisahannya bukan tentang ancaman dari luar-
melainkan tentang sesuatu yang akan mengubah hidupnya dari dalam.
---
ππππππ ππππ ππππ!π¦
ππππππ ππππ ππππππ πππππππβΌοΈ
πππππππ ππππππ ππππ ππππ ππ πππ