Imamku, Abidzar

Imamku, Abidzar

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 30, 2026
𝐣𝐨𝐝𝐨𝐡 𝐢𝐭𝐮 𝐫𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧. 𝐊𝐚𝐦𝐮 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐤𝐚𝐦𝐮 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫. ••••• Bagaimana rasanya mengikhlaskan sesuatu yang sudah kamu impikan sejak dulu bahkan ketika kamu baru mengetahui apa itu dunia kerja? Itu pula yang dirasakan oleh Aretha Syadza Chayra Zulkarnain. Mengikhlaskan profesi dokter dan menerima profesi guru tidak pernah ada dalam benak Ayra. Butuh waktu yang lama untuk Ayra bisa melepaskan cita cita impiannya ditambah, Ayra yang baru patah hati karena crush yang dia sukai diam diam menyukai wanita lain secara terang terangan. Ketika Ayra sudah memulai menata kehidupan yang lebih baik lagi, tak disangka Allah mengirimkan lelaki pilihan - Nya untuk menjadi imam Ayra selama hidupnya. Akan kah Ayra bisa menerima takdir yang telah disiapkan oleh Sang Maha Penulis Takdir terbaik? Atau justru Ayra tetap merayu Tuhan nya untuk tetap mendapatkan takdir yang dia impikan? ••••• 𝚜𝚊𝚢𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚊𝚛𝚒𝚔 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜 𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚒. 𝚏𝚢𝚒, 𝚊𝚕𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝟷𝟶𝟶% 𝚏𝚒𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚖𝚊, 𝚊𝚕𝚞𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚕 𝚑𝚊𝚕 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚍𝚒𝚖𝚊𝚊𝚏𝚔𝚊𝚗.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines