The Crown's Choice

The Crown's Choice

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2026
WpInfo
Fanfic
BTS
The Crown's Choice Sebagai Putra Mahkota Kerajaan Myeong Seong, Jang Seon-woo telah dipersiapkan seumur hidup untuk mewarisi takhta. Namun hidupnya berubah ketika ia bertemu dengan Jang Si-yoon, seorang pria biasa yang tidak pernah menjadi bagian dari dunia istana. Di tengah aturan kerajaan, ambisi politik, konflik keluarga, dan tuntutan sebagai pewaris takhta, Seon-woo dihadapkan pada pilihan terbesar dalam hidupnya: mempertahankan mahkota yang selama ini menjadi takdirnya, atau memilih orang yang dicintainya. Perjalanan mereka bukan hanya tentang cinta yang berusaha bertahan di tengah dunia yang menentangnya, tetapi juga tentang keberanian untuk menentukan jalan hidup sendiri. Ketika sebuah kerajaan dipaksa berubah dan masa depan dipertaruhkan, satu pertanyaan akan terus mengikuti mereka: Apakah seseorang berhak memilih hidupnya sendiri? Karena pada akhirnya, mahkota bukanlah satu-satunya hal yang dapat diwariskan. Terkadang, warisan terbesar adalah keberanian untuk memilih. Jikook Kookmin bxb Jk older Jm younger
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Transmigrasi: Menjadi Istri Yang Dibenci✓[SASUSAKU]
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Journey
  • PREGNANT (DewTee)
  • Given || Ju Jihoon
  • CHANGE ROLES [PROSES EDITING]
  • Obsession Overdose

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines