Di Langit Yang Tak Sama

Di Langit Yang Tak Sama

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2026
Lulu tidak pernah menyangka, pria yang membuatnya merasa paling tenang justru adalah seseorang yang tidak seharusnya ia cintai. Yan terlalu dewasa. Terlalu terluka. Dan terlalu berbeda dunia. Di antara perdebatan kecil tentang buku, hujan yang selalu mempertemukan mereka, dan percakapan larut malam yang terasa seperti rumah... cinta tumbuh diam-diam. Namun cinta mereka tidak sederhana. Perbedaan usia menjadi bisik-bisik orang. Perbedaan agama berubah menjadi tembok besar. Dan masa lalu Yan perlahan menghancurkan hubungan yang baru saja membuat Lulu percaya bahwa dicintai itu indah. Mereka saling mencintai... tetapi dunia terus meminta mereka untuk melepaskan. Zayyan menatapnya lama. Lalu berkata lirih-- "Jangan biasakan aku jadi rumahmu, Lulu... takutnya nanti kamu kecewa ternyata aku cuma tempat singgah." See u in the capters♥︎
All Rights Reserved
#3
cintatakdirestui
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tumbuh Dengan Luka
  • One Shot Desire 21+
  • SANGGAR GSKY🐎
  • Pernikahan Rumit
  • Mas Masinis
  • The Devil in a Bunny Suit
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • THE HEIRESS 1975
  • DOMMENIC

Dulu, Devan adalah kebanggaan. Kini, ia tak lebih dari sesosok "serangga" yang kehadirannya tak diinginkan. Satu insiden di masa kecil meninggalkan bekas luka di wajahnya, sekaligus menghapus namanya dari hati kedua orang tuanya. Di rumah, ia diabaikan; di sekolah, ia dihina sebagai monster. Devan tetap tegak meski badai cacian menghantamnya setiap hari. Namun, di balik ketegarannya, Devan menyimpan rahasia yang mematikan. Ada bom waktu bernama kanker otak dan sumsum tulang belakang yang perlahan merenggut nyawanya. Devan memilih bungkam, membiarkan rasa sakit itu menjadi rahasia antara dirinya dan bi Inah, satu-satunya orang yang masih menganggapnya manusia. Ketika waktu Devan kian menipis, akankah keluarganya sadar bahwa mereka telah membuang permata yang hampir redup? Ataukah penyesalan baru akan datang saat Devan benar-benar tak lagi ada? "Jangan cari aku saat aku sudah tak ada, karena saat itu, lukaku sudah benar-benar sembuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines