Safina Rahman percaya ia telah memilih jalan yang benar ketika menikah dengan Ilyas Al-Faruq-seorang hafiz, lulusan pesantren, dan aktivis dakwah yang dihormati banyak orang. Namun di balik pernikahan yang tampak ideal, tersimpan rahasia yang menghancurkan seluruh keyakinannya tentang cinta, kesalehan, dan dirinya sendiri. Saat berusaha bertahan di tengah kehampaan yang tak mampu ia ceritakan kepada siapa pun, Safina menemukan kenyamanan pada Yoga, rekan kerja yang seharusnya tidak pernah ia cintai. Di antara kesepian, iman, dan batas-batas yang semakin kabur, Safina harus memilih: bertahan pada kehidupan yang dibangun di atas kebohongan, atau menghadapi konsekuensi dari kebenaran yang mengubah arah hidupnya selamanya.
Disclaimer:
This is a human-authored novel assisted by AI. I developed the concept, characters, plot, and manuscript. I used AI as a writing assistant during drafting and revision.
All Rights Reserved