Anak Asuh Mafia

Anak Asuh Mafia

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 19 hours ago
BLURB "Aku bisa melawan musuhku. Tapi bagaimana kalau musuh itu adalah keluargaku sendiri?" Garda hanyalah anak SMA miskin yang hidup sederhana bersama ibunya. Hingga suatu hari, sebuah kebetulan mempertemukannya dengan keluarga Herman-orang kaya yang ternyata menyimpan rahasia besar tentang masa lalunya. Tanpa disadari, Garda masuk ke dalam pusaran perang antara dua organisasi mafia terbesar: Trisula Merah dan Sangkara. Saat satu per satu fakta terungkap, Garda mengetahui bahwa kematian ayahnya bukanlah kecelakaan biasa. Ada darah. Ada pengkhianatan. Dan ada dendam yang belum selesai. Di tengah konflik itu, Herlin hadir dalam hidupnya. Gadis yang awalnya hanya teman bertengkar di sekolah perlahan menjadi alasan terbesar Garda untuk bertahan hidup. Namun ketika kebenaran akhirnya terbuka, Garda harus memilih: Cinta atau prinsip. Keluarga atau keadilan. Memaafkan atau membalas dendam. Sebuah novel penuh aksi, intrik mafia, misteri masa lalu, dan kisah cinta yang tumbuh di tengah perang berdarah. Karena tidak semua mafia dilahirkan jahat dan tidak semua pahlawan lahir dari keluarga baik-baik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Help, I'm a Zombie!
  • S Di Antara Dua N
  • SWITCH
  • The Character Who Was Meant to Die
  • Heir Without Blood
  • Married Secret (Fattqeel)
  • Force to Marry the Devil
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]

Pearl POV - Menjadi zombi bukan berarti aku kehilangan standar. Makan manusia sembarangan? Ew, jorok banget. Di tengah kiamat ini, aku tetap hidup dengan aturan, gaya, dan asosiasi zombiku sendiri. Hidupku sudah tenang, sampai pria menyebalkan dari militer itu menghalangi jalanku. Bhagna POV -​ Dia mutan anomali. Terlalu sadar dan kelewat terorganisir. Instingku menyuruhku untuk membunuhnya detik itu juga. Tapi senjataku tak pernah menyentuhnya. Dalihku, lebih aman menjaga musuh tetap berada dalam jangkauan. Padahal... mungkin saja aku hanya tidak ingin melepaskannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines