TERANIA : Mencari dan Memahami

TERANIA : Mencari dan Memahami

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 7, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
High Fantasy
Fairy Tales and Mythology
Mythical Creatures
update gak menentu, tapi sekali update bakal lebih dari dua ratus kata, aku janji Hanya seorang roh kecil yang lahir dari pecahan dua jiwa. ‎ ‎Roh kecil itu melihat tempat ia lahir, melihat orang-orang disana, mendengar cerita mereka, mempelajari cara hidup mereka. ‎ ‎"kau tau, dahulu kala seni itu adalah cara orang menunjukkan perasaan mereka" satu kalimat yang membuat nya ingin merasakan semua perasaan itu. ‎ ‎Rasa penasaran itu lebih kuat dan melahirkan kepribadian lain dalam dirinya. ‎ ‎Kenapa ia sebegitu nya ingin memahami perasaan, yang bahkan manusia itu sendiri tidak mengerti? ia hanya ingin memahami orang tuanya. ‎ ‎Jiwa yang melahirkan nya. ‎ ‎ ‎ ‎ ‎• Disclaimer ‎ ‎- cerita terinspirasi dari anime tensei ‎ shitara slime datta Ken jadi akan ada ‎ beberapa hal yang mirip seperti skil ‎ ,ras,dan sistem dunia ‎ ‎- ini buku pertama jadi mohon maaf jika ‎ jelek, sulit dimengerti dan tidak jelas. ‎ ‎
All Rights Reserved
#25
highfantasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines