Cintaku bersemi di jalanan desa

Cintaku bersemi di jalanan desa

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2026
Milo Yohanes Smith anak semata wayang dari pasangan George Harrison Smith dan Emily Yohanes Smith, Yang kerap di panggil dengan sebutan milo. Milo adalah anak manja dan boros, menurutnya uang harus selalu di belanjakan untuk kesenangan sesaat. Sampai suatu hari ia di kejutkan dengan keputusan sang papinya yaitu George yang menyuruh anak manjanya itu pergi ke desa tempat tinggal sang neneknya milo. "Adek, besok kamu berangkat ke desa buat jenguk nenek sama kakek ya. " ujar papi George tanpa bantahan. "APA? papi! seriously?! papi suruh aku ke desa yg kuno itu?! oh nooo! aku gamau pi! " ujar milo dengan rengekan manjanya. "Milo sayang, anak cantiknya mami. Mau ya nemenin nenek di sana? di desa juga ngga terlalu kuno dek, udah mudah lho sinyalnya kan waktu itu nenek pasang Wi-Fi. " ujar mami emily dengan nada lembutnya. "Hufft.. fine! adek mau ke sana." ujar milo sembari cemberut. ________________ Akankah milo si anak manja itu bisa bertahan di desa yang katanya 'kuno' itu atau malah sebaliknya? penasaran sama kelanjutannya? ayoo segera baca ya!
All Rights Reserved
#263
bucin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where They All Look At [ END ]
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Almost Married (END)
  • Hot girl
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Prahara Lamaran [END]
  • NINGRUM
  • Hello, KKN!
  • SECOND TASTE

Liora Kairen Elvaris hanyalah seorang gadis biasa dari dunia nyata yang menghabiskan waktunya menyelami barisan kata dalam novel populer, We Love You Anantasya. Hingga sebuah tragedi mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba, dan ia terbangun di semesta yang sama persis dengan buku yang pernah ia baca. ​Namun, takdir sedang bermain gila. ​Ia bukan Anantasya, sang protagonis yang dicintai semesta. Ia bahkan bukan karakter pendukung yang memiliki dialog. Liora hanyalah sebuah anomali-seorang figuran tanpa nama yang seharusnya menjadi latar belakang yang terlupakan dan terkubur oleh hiruk-pikuk alur cerita. ​Seharusnya, ia tetap menjadi bayangan. Tapi Liora memiliki senjata yang tidak dimiliki siapa pun: ia tahu setiap rahasia yang terkubur, ia tahu akhir dari setiap napas karakter, dan ia tahu takdir kejam yang sudah tertulis di atas kertas ​Dengan pengetahuan itu, Liora mulai melangkah. Ia menyusup ke dalam lingkaran Obsidian Order, geng motor paling berbahaya dan berpengaruh yang dipimpin oleh lima pemuda dengan jiwa yang rusak. ​Mereka dingin. Tajam. Pendiam. Berbahaya. Dan mustahil untuk didekati. ​Namun, kehadiran Liora yang tidak terduga perlahan mulai meretakkan tembok pertahanan mereka. Sesuatu yang seharusnya kaku, mulai berubah. Sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam naskah asli, kini tumbuh menjadi obsesi. Satu per satu, mata-mata yang semula menatap Anantasya, mulai beralih menatapnya. ​Bukan karena tuntutan alur cerita. Bukan karena paksaan takdir. Melainkan karena magnet asing yang bahkan tidak bisa mereka mengerti. ​Di dunia di mana Anantasya seharusnya menjadi matahari, kini semua orang mulai menyadari satu hal yang mutlak: Pusat dari semesta ini telah berpindah. ​Dan semua mata kini hanya tertuju pada satu arah. Ke arahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines