Āryāvartasya Bhāgya Parivartinī
{Mahabharata fanfiction}
Di tengah kejayaan Indraprastha, ketika istana berdiri megah di bawah langit Aryavarta, takdir mempertemukan Pandawa dan Draupadi dengan seorang resi tua di tengah hutan.
Atas karunia Dewi Saraswati, sang resi menyerahkan seorang bayi perempuan kepada mereka-seorang anak yang kelak diberi nama Divya. Dengan penuh kasih, Pandawa dan Draupadi membawanya pulang dan membesarkannya sebagai bagian dari keluarga.
Namun sebelum pergi, sang resi meninggalkan sebuah ramalan: suatu hari nanti, anak itu akan membawa perubahan besar bagi masa depan Aryavarta.
Hari-hari berlalu. Divya tumbuh di antara kasih sayang ibunya, perlindungan para ayahnya, dan tawa kakak-kakaknya, tanpa mengetahui bahwa kebahagiaan itu tidak akan selamanya tinggal dalam bentuk yang sama.
Sebab takdir terkadang datang melalui hal sederhana-sebuah undangan, sebuah permainan, lalu keputusan yang mengubah kehidupan mereka untuk selamanya.
Ketika Pandawa kehilangan Indraprastha dan harus menjalani dua belas tahun pengasingan di hutan serta satu tahun penyamaran, keluarga yang selama ini bersama akhirnya harus berpisah. Divya pergi ke Panchala bersama sang kakek, sementara saudara-saudaranya menuju Dwaraka dan Pandawa bersama Draupadi memulai kehidupan di hutan.
Jauh dari rumah, Divya perlahan tumbuh di Panchala. Meski waktu berjalan, kenangan tentang Indraprastha dan keluarga yang dicintainya tidak pernah benar-benar hilang.
Tahun-tahun akan berlalu. Anak-anak yang dahulu hanya mengenal tawa dan permainan akan tumbuh menghadapi pilihan, kehilangan, perpisahan, dan rahasia yang perlahan terbuka.
Ketika masa lalu kembali mengetuk pintunya, Divya akan menemukan bahwa dirinya tidak pernah sekadar seorang anak di tengah keluarga Pandawa.
Ada alasan mengapa ia ditemukan, ada alasan mengapa Dewi Saraswati menghadirkannya. Dan ada alasan mengapa sang resi mengatakan bahwa kelahirannya akan mengubah Aryavarta.
tidak semua takdir datang untuk dijalani, sebagaian datang untuk diubah.