​Soft for Her

​Soft for Her

  • WpView
    Reads 1,704
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2026
WpInfo
Fanfic
Billie Eilish
Romance
Bad Boy
First Love
Bagi orang-orang di sekitarnya, Kenan adalah tipikal cowok cuek yang irit bicara dan paling malas berurusan dengan drama sekolah. Dia punya dunianya sendiri yang sulit ditembus oleh siapa pun. ​Kecuali oleh Lea. ​Hanya di depan gadis itu, semua sikap acuh tak acuh Kenan menguap begitu saja, digantikan oleh rentetan kalimat panjang dan binar mata yang selalu menuntut perhatian. Lea sendiri tidak pernah ambil pusing dengan perubahan drastis itu. Baginya, memastikan Kenan tidak telat makan dan menjauhkan cowok itu dari masalah adalah hal biasa yang ia lakukan setiap hari. ​Karena pada akhirnya, Kenan memang hanya akan mendengarkan satu suara-suara Lea. banyak typo bertebaran!!!!!!!
All Rights Reserved
#353
clingy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAAF YANG TERLAMBAT (TAMAT)
  • SWEETEST OBSESSION: THE MAFIA'S LITTLE PRINCESS
  • THE LOST QUEEN AND THE THE MINI ICE
  • ANOTHER
  • Lucasamora
  • Matteo : Backscreet
  • More Than Pretty
  • Terjebak Cinta Billionaire Posesif
  • Mahen'Zee
  • Budak Cinta

"Aku ingin Aira yang dulu! Yang ramah, yang sopan, dan selalu melayaniku! Kenapa kau menjadi sedingin ini, Aira?!" Dua tahun lalu, Kenzo Alfaro menghancurkan hidup istrinya sendiri. Terbakar cemburu buta dan ego yang setinggi langit, ia menyiksa Aira dengan tuduhan perselingkuhan yang tak pernah terbukti. Ia mengusir Aira, membuang wanita yang paling mencintainya itu seperti sampah yang tak berharga. Namun, saat kebenaran terungkap, kewarasan Kenzo ikut lenyap. Sang Tuan Muda yang angkuh berubah menjadi pria childish yang hancur. Ia mengamuk, menangis, dan menghancurkan seisi mansion hanya untuk memanggil satu nama "Aira" Kini, Aira telah ditemukan. Namun, Aira yang diseret kembali ke pelukan Kenzo bukanlah wanita lembut yang dulu selalu tersenyum tulus. Ia kembali sebagai wanita yang mati rasa, sedingin es, dan memandang Kenzo dengan tatapan jijik. Kenzo merengek, memohon agar Aira kembali bersikap manis seperti dulu. Ia ingin "pelayan" setianya kembali, tanpa sadar bahwa dialah yang telah membunuh jiwa wanita itu. Dapatkah rengekan penyesalan Kenzo meluluhkan hati yang telah membeku? Ataukah ini awal dari siksaan baru bagi Kenzo, saat ia harus menghadapi kenyataan bahwa cinta tulus Aira telah musnah untuk selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines