We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aetherion Chronicles - Volume 1: The Crimson Flame

Aetherion Chronicles - Volume 1: The Crimson Flame

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jul 2, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Fairy Tales and Mythology
High Fantasy
500 tahun telah berlalu sejak berakhirnya The First Rune War, sebuah konflik kuno yang hampir menghancurkan benua Aetherion. Kini tujuh kerajaan besar hidup dalam perdamaian yang rapuh. Legenda tentang Seven Prime Runes perlahan berubah menjadi dongeng yang dilupakan, sementara dunia terus melangkah menuju masa depan. Namun takdir memiliki rencananya sendiri. Di sebuah desa kecil di Crimson Flame Kingdom, seorang anak bernama Kael Ignis tumbuh tanpa mengetahui bahwa kehidupannya kelak akan mengubah jalannya sejarah. AETHERION CHRONICLES adalah kisah asal-usul para pahlawan, kerajaan, dan legenda yang suatu hari akan mengguncang seluruh Aetherion. Sebelum Rune Wars dimulai... Sebelum para legenda lahir... Inilah awal dari semuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Just let me live, Duke!
  • The Reborn Mama (END)
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains
  • The Duke's Red String (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • My Villainous Stepmom [END]

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines