Rumah Yang Tetap Menyala (GeminiFourth)

Rumah Yang Tetap Menyala (GeminiFourth)

  • WpView
    LECTURAS 4,596
  • WpVote
    Votos 218
  • WpPart
    Partes 47
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 2, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Tragedia
Segunda Oportunidad
Slow Burn
Pada hari Fourth meminta cerai, seluruh dunianya berakhir. Di hadapan Gemini, keluarga, dan orang-orang yang mencintainya, Fourth mengakui sesuatu yang menghancurkan segalanya. Ia berselingkuh. Ia tidak lagi mencintai Gemini. Dan ia ingin pergi. Tidak ada yang percaya pada awalnya. Karena Fourth adalah orang yang selalu mencintai keluarganya lebih dari dirinya sendiri. Namun ketika ia tetap menandatangani surat perceraian dan memilih meninggalkan rumah yang selama ini menjadi tempatnya pulang, kepercayaan perlahan berubah menjadi kemarahan. Kemarahan berubah menjadi kebencian. Dan kebencian berubah menjadi luka yang tidak bisa disembuhkan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Fourth berdiri sendirian. Menjadi tokoh jahat dalam cerita semua orang. Namun tidak ada seorang pun yang mengetahui kebenaran. Saat dunia melihat Fourth sebagai seorang pengkhianat, tidak ada yang melihat pria yang diam-diam hancur sedikit demi sedikit setiap hari. Tidak ada yang melihat mimpi buruk yang terus mengikutinya. Maka Fourth pergi. Bukan karena ia berhenti mencintai mereka. Justru karena ia terlalu mencintai mereka. Keen masih menyimpan kemarahan. Gemini masih menyimpan pertanyaan yang tidak pernah terjawab. Dan Fourth masih membawa trauma yang belum pernah benar-benar sembuh. Ketika rahasia masa lalu mulai terungkap satu per satu, keluarga yang pernah membencinya dipaksa menghadapi kenyataan yang jauh lebih menyakitkan daripada pengkhianatan. Karena ternyata Fourth tidak pernah berhenti mencintai keluarganya. Dan ia tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya tenggelam dalam luka yang terlalu besar untuk dipikul sendirian.
Todos los derechos reservados
#23
geminifourth
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido