Between Laughter and Silence [END]
Renjun dan Haechan tumbuh di tengah dunia yang gak selalu ramah. Mereka belajar dari terlalu banyak tatapan, terlalu banyak kata yang kadang nyakitin. Di depan semua orang, mereka keliatan kuat - selalu bisa ketawa, selalu keliatan fine. Tapi di balik tawa itu, mereka nyimpan banyak hal yang gak pernah benar-benar mereka ceritain.
Renjun dengan pikirannya yang rumit, sering kali ngerasa dunia terlalu bising buat hati yang lembut. Sementara Haechan, yang kelihatannya gak pernah serius, sering kali pura-pura gak apa-apa cuma biar orang lain gak khawatir.
Mereka berdua sama-sama ngerti gimana rasanya capek, tapi juga sama-sama tahu gimana caranya bikin satu sama lain bertahan.
Kadang mereka ribut, kadang diam lama banget kayak gak akan balik ngomong lagi. Tapi ujungnya, tawa itu selalu nemuin jalan pulang. Karena meskipun dunia berubah, mereka masih punya satu hal yang gak pernah hilang - satu sama lain.