We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sang Malaikat Maut Kembar

Sang Malaikat Maut Kembar

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Grief and Bereavement
Growth and Self-Discovery
Pernah dengar istilah pinang dibelah dua? Kembar identik? Lupain aja. Karena Aksa dan Aksara jauh dari kata mirip. Yang satu dingin kayak kulkas. Yang satu panasnya kayak penggorengan. Yang satu mikir dulu baru bertindak. Yang satu ngereog dulu baru mikir. Tapi anehnya, dua manusia paling bertolak belakang itu justru memimpin geng motor yang sama-dan gak pernah gagal bikin satu sekolah jungkir balik. Sampai seorang siswi pindahan datang... dan untuk pertama kalinya, si kembar mulai berdiri di sisi yang berbeda. Untuk pertama kalinya, muncul retakan di antara mereka. Di tengah cinta segitiga yang perlahan berubah jadi lingkaran maut, satu pertanyaan mulai muncul- Apa ikatan saudara benar-benar lebih kuat dari cinta?
All Rights Reserved
#677
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Stealing My Husband
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines