Rentenir Mesum

Rentenir Mesum

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing12m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Erotica
Anton bukanlah pria hidung belang sejak lahir. Pemuda berusia dua puluh lima tahun asal tanah seberang ini merantau ke Pulau Jawa dengan satu koper lusuh dan segudang idealisme. Ia ingin mengubah nasib, mengumpulkan modal, dan membanggakan ibunya di kampung halaman. Kerasnya ibu kota provinsi dan sulitnya mencari pekerjaan kantoran akhirnya memaksa Anton menerima tawaran menjadi debt collector atau petugas penagih utang untuk sebuah Koperasi Simpan Pinjam swasta, sebutan halusnya untuk praktik "bank keliling" atau rentenir. Berbekal motor bebek inventaris, tas selempang berisi buku catatan utang, dan jaket kulit imitasi, Anton mulai menyusuri lorong-lorong sempit dan perkampungan padat penduduk. Wilayah operasinya adalah sebuah kawasan pinggiran di mana gaya hidup jauh lebih tinggi daripada pendapatan. Di sinilah Anton bertemu dengan realitas sosial yang memuakkan sekaligus menggoda: ibu-ibu rumah tangga (emak-emak) yang terjebak lingkaran setan utang. Mereka meminjam uang dengan bunga mencekik bukan untuk modal usaha atau biaya sekolah anak, melainkan untuk membeli emas, ponsel keluaran terbaru, baju senam, hingga sekadar modal arisan demi menjaga gengsi di mata tetangga. Suami-suami mereka kebanyakan adalah pekerja serabutan atau buruh pabrik yang sering kali tidak tahu-menahu soal utang-utang gelap para istri. Pada bulan-bulan pertama, Anton adalah sosok penagih yang tegas, sopan, namun tak kenal kompromi. Ia menutup mata dari tangisan buaya, rayuan, hingga kemarahan para nasabah yang menunggak cicilan harian. Bagi Anton, pekerjaan adalah pekerjaan. Namun, lingkungan yang toxic perlahan mulai mengikis benteng moralnya. Kejatuhan Anton dimulai dari sebuah rumah petak beraroma wangi parfum murahan. Tante Rini, salah satu nasabah prioritas yang menunggak cicilan tiga juta rupiah untuk membeli gelang keroncong, mengundang Anton masuk saat suaminya sedang dinas luar kota. Di bawah rintik hujan sore itu, dengan alasan tidak memiliki uang sepese
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mondo Pastello | girlxgirl | Completed♕
  • Someone Else
  • Camera
  • The Almost Summer
  • Angels and Wormholes
  • ELECTRIC IMPULSE
  • Star Law: A Marshal Cole Series
  • His Bad Luck Charm
  • A Lady unlike any other (four hoydens #1)
  • Little Spy | Peter Parker ✓

She was the type to stare herself in the mirror and see someone else stare back. Someone who was free and light, being able to spread her wings like an unbound angel. She was neither chained to Heaven nor Hell. Howbeit, no matter how far she reached into the mirror, she could never step through as her ball-and-chain presented itself in the form of a crown. She was a princess with two faces, desperately trying to have a sense of freedom outside of her royal obligations. She found it in the form of a weakness: a passion with another human being. Her love for him and ballet had kept her chin high; her crown not slipping from her pastel hair. So why, why did it suddenly become so hard when a gothic gymnastic back-flipped into her life? Why were her heartstrings being tugged on by someone of her same gender? Why was it suddenly so difficult, so strenuous to keep living in her pastel world when this mysterious girl brought such bright colours with her? TRIGGER WARNING: Mentions of sex, suicide and other mature themes will be contained within this book. Read at your own discretion.

More details
WpActionLinkContent Guidelines