Prodigy (WilliamEst)

Prodigy (WilliamEst)

  • WpView
    Reads 438
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2026
"Apa kau percaya takdir?" "Ya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only You Make Me Soft (JoongDunk)
  • RASA YANG HARUS DIHAPUS
  • Unexpected Three
  • Forbidden Love °PerthSanta°
  • ROLEPLAYER - JOONGDUNK (18+)
  • [9]. Please Don't... [ Krist x Singto ]
  • MY INFLUENCER || GEMFOT
  • Behind the Script, We are Real. 🔞
  • (Joongdunk AU) Dear, My Perfect Boss
  • #WilliamEst - Short Story

Synopsis Di sebuah universitas terkenal di Bangkok, Dunk Rattanavichai dikenal sebagai mahasiswa yang sangat charming. Manja, ceria, dan punya kebiasaan buruk suka flirting ke hampir semua orang hanya untuk bersenang-senang. Namun ada satu orang yang paling sering dia goda: Joong Theerakul. Joong adalah kebalikan Dunk. Tenang, serius, dan terlihat dingin. Banyak orang mengira Joong tidak pernah terpengaruh oleh godaan Dunk. Padahal sebenarnya... Joong hanya terlalu lembut untuk melawan Dunk. Hanya Joong yang tahu sisi lain Dunk yang tidak diketahui orang lain. Dunk sangat sensitif terhadap nada suara keras. Jika Joong sedikit saja meninggikan suara, mata Dunk akan langsung berkaca-kaca seperti akan menangis. Karena itu Joong selalu menahan diri. Bahkan ketika Dunk dengan santai menggoda orang lain di depannya. Di sisi lain, lingkaran pertemanan mereka juga tidak kalah kacau: Pond Phanthasak dan Phuwin Devakij, pasangan yang selalu bertengkar kecil tapi diam-diam paling posesif satu sama lain. Sementara Aou Kittipong dan Boom Chayaporn adalah pasangan yang terlihat santai, tapi justru paling peka terhadap perasaan teman-teman mereka. Di tengah candaan, cemburu yang tidak diakui, dan perhatian kecil yang semakin sulit disembunyikan... Joong mulai sadar bahwa perasaannya terhadap Dunk jauh lebih dalam dari yang ia kira. Pertanyaannya hanya satu: Apakah Dunk benar-benar hanya suka bermain dengan perasaan orang... atau sejak awal dia hanya ingin diperhatikan oleh Joong saja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines