Mengubah Takdir

Mengubah Takdir

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
Orang-orang bilang waktu bisa menyembuhkan luka. Tapi bagi Keonho, waktu hanya membuat luka itu semakin dalam. Ia masih ingat hari itu. Hari ketika hujan turun begitu deras hingga langit tampak menangis. Hari ketika ibunya pergi. "Ibu!" Seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun berlari di tengah hujan sambil menangis. Tangannya kecil. Langkahnya pendek. Namun ia terus berlari menuju kerumunan orang di pinggir jalan. Mobil polisi. Ambulans. Lampu merah dan biru yang berputar tanpa henti. Dan di sana... terbaring seseorang yang paling ia cintai. Kim Jisoo. Ibunya. "Ibu bangun..." Keonho menarik tangan wanita itu yang sudah dingin. "Ibu janji mau pulang..." Tidak ada jawaban. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dunia terasa begitu sunyi. Seolah seluruh suara telah menghilang. Yang tersisa hanyalah tangisan seorang anak yang kehilangan ibunya. Karena terkadang, mengubah takdir bukan berarti menyelamatkan seseorang. Melainkan memilih siapa yang harus berkorban agar takdir itu berubah
All Rights Reserved
#983
keonho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garwo
  • Justine
  • Love me or die
  • Last Hope - Cawooz
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Jodoh Pilihan Mama
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Same, But Not
  • The Servant [James Harem]
Garwo

Wisanggeni Abirama Caskey hanya ingin menuntaskan masa KKN-nya dengan tenang... mengajar anak-anak desa, menyusun laporan, lalu pulang tanpa meninggalkan jejak apa pun. Tapi semuanya berubah ketika namanya dipanggil dalam rapat warga. Ia diminta... bukan, ditunjuk... untuk menjadi pasangan bagi sang kepala desa, Jan Gagah Sejagat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines