We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Karya Sastra

Karya Sastra

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 4, 2026
WpInfo
Poetry
Puisi adalah karya sastra yang mengungkapkan pikiran perasaan, dan imajinasi penyair melalui rangkaian kata-kata yang indah dan bermakna puisi memiliki ciri khas berupa penggunaan bahasa yang padat, pilihan kata yang menarik serta mengandung irama dan majas yang dapat menambah keindahan maknanya melalui puisi seseorang dapat menyampaikan berbagai tema seperti cinta persahabatan alam kehidupan dan perjuangan keindahan puisi tidak hanya terletak pada bunyi kata-katanya tetapi juga pada pesan dan emosi yang dapat dirasakan oleh pembacanya oleh karena itu puisi menjadi salah satu bentuk karya sastra yang mampu menyentuh hati dan membangkitkan imajinasi
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • The Deal, The Genius, and The Girl
  • pak dosen
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • mama...... papa....... aku hanya ingin bahagia bukan menderita
  • our little sunshine | sunoo
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • STOLEN FROM MY BROTHER | on going
  • The relationship between boss and employee
  • Leonids

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines