Sacrifice

Sacrifice

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2026
Sebagai vampir yang dicap pengkhianat oleh kaumnya sendiri, Jerry Blackwood tidak memiliki banyak pilihan. Ketika Tuan Ashford, satu-satunya pihak yang memberinya tempat berlindung memintanya menjalani Sumpah Iblis bersama Alana Ashford, putri majikannya, ia hanya bisa menerima keputusan sebagai bagian dari menjaga cintanya seumur hidupnya. Namun dunia terus berubah. Vampir penghianat yang hidup di dunia manusia telah diincar, entah oleh siapa ... perang antara siapa yang paling kuat pun terjadi. Saat dialah yang menjadi petaka bagi Alana ... dia tidak bisa tinggal diam saat cintanya bisa mati begitu saja. Tidak ada yang boleh mati demi dirinya. Mustahil untuk memutus sumpah mereka, dia mungkin harus kehilangan Alana selamanya ... atau suatu hal tak terduga terjadi begitu saja .... [Update tiap Selasa, Kamis, Minggu Jam 19.00]
All Rights Reserved
#44
werewolf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • The Duke's Red String
  • I Became the Villain's Nursemaid

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines