"Tanda tangani surat ini, atau suamimu tidak akan pernah selamat di meja operasi." Alana tidak punya pilihan. Demi nyawa Andra, dia bersedia dicap sebagai pengkhianat. Dia pergi membawa luka, kehancuran nama baik, dan janin kecil di rahimnya yang belum sempat ia kabarkan pada dunia. Enam tahun berlalu, Alana terpaksa berhadapan kembali dengan masa lalunya. Pria yang dulu menatapnya dengan cinta, kini menatapnya seolah dia adalah sampah yang menjijikkan. Andra, suaminya, telah menjelma menjadi sosok asing yang penuh dendam.
More details