BLOODLINE THE LEGACY

BLOODLINE THE LEGACY

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 3, 2026
SINOPSIS LENGKAP Menjadi anak bungsu sekaligus anak laki-laki satu-satunya di keluarga pasangan Vincent Rompies dan Wulan Guritno adalah sebuah anugerah... sekaligus "tantangan" terbesar bagi Alvan Rompies. Bagaimana tidak? Alvan tumbuh besar dikelilingi oleh enam kakak perempuan yang visualnya gak main-main dan semuanya menguasai panggung hiburan! Ada Kak Luna Maya, si sulung aktor senior Indonesia yang tegas, berwibawa, dan selalu jadi pemimpin kalau di rumah. Lalu ada duo mega bintang dunia yang menetap di Korea Selatan tapi tetep lokal kalau udah pulang: Kak Han Soo hee, si nomor dua yang dingin di luar tapi aslinya posesif dan protektif banget sama adek-adeknya, ditemani Kak Jennie Kim, si nomor tiga yang paling judes, modis, kalau ngomong suka blak-blakan tapi paling royal kalau sama Alvan. Gak ketinggalan trio kakak di Jakarta-Kak Amanda Manopo, Kak Syifa Hadju, dan Kak Prilly Latuconsina-yang selalu sukses bikin rumah rame tiap hari dengan tingkah ceria mereka. Di tengah gelimang harta dan popularitas kakak-kakaknya, Alvan justru tumbuh jadi cowok SMA yang super humble, ramah, sopan, dan ganteng maut dengan kulit bersih turunan keluarganya. Alvan bahkan sengaja menyembunyikan identitas aslinya di sekolah demi bisa hidup normal dan menikmati sore hari keliling Jakarta cuma modal Vespa tua kesayangannya.
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Silent Traces by the Sea
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines