Sudden Death

Sudden Death

  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Jenael, hubungan bertahun-tahunnya dengan Anna layaknya pertandingan hoki es yang selalu ia dominasi dengan ego setinggi langit, di mana setiap ketidaksengajaan Anna yang pelupa selalu ia jadikan celah untuk memenangkan adu argumen; sementara bagi Anna, gadis penakut yang sedang berjuang memungut sisa-sisa impiannya pasca-cedera parah, menghadapi ketidakpekaan Jenael adalah perang mental yang melelahkan di atas es yang rapuh. Hubungan penuh gesekan ini mulai kehilangan keseimbangan sejak kehadiran Adipati, dokter ortopedi sekaligus mantan kakak kelas mereka yang menawarkan ketenangan dan ruang aman yang tak pernah Jenael berikan. Jenael terlalu percaya diri bahwa pertahanan Anna tidak akan pernah runtuh, tanpa pernah sadar bahwa rasa lelah yang menumpuk perlahan membawa mereka ke fase sudden death, di mana Anna memilih berhenti mengalah, membiarkan takdir mencetak gol penentu yang membawanya berbalik arah menuju masa depan yang baru.
All Rights Reserved
#336
lovetriangle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROJECT 24
  • No Safe Haven
  • Heart Lies
  • Rora Oneshoot [CLOSE REQUEST]
  • Ashes of humanity
  • ISANGELOUS (catherizm)
  • new life diary
  • Dream Fighter
  • Drown Me Softly

Setiap tahun, SMA Garuda Cendekia memiliki sebuah project tahunan, di mana sejumlah murid dari berbagai kelas akan disatukan dalam satu wadah khusus. Mereka dipilih melalui diskusi panjang para guru berdasarkan potensi, kemampuan, dan keunikan masing-masing siswa-bukan hanya dari akademik, tetapi juga dari berbagai bidang lainnya. Murid yang terpilih umumnya berasal dari kelas X yang baru naik ke kelas XI. Mereka akan membentuk satu kesatuan untuk menjalankan berbagai kegiatan sekolah sekaligus menciptakan project besar yang ditentukan oleh mereka sendiri. Salah satu kegiatan wajib yang selalu mereka jalankan adalah Festival Sekolah, sementara project lainnya dikembangkan secara mandiri oleh tim terpilih tersebut. Biasanya, project ini hanya melibatkan 10-15 siswa. Namun tahun ini berbeda. Melihat banyaknya siswa berbakat, pihak sekolah memutuskan untuk memilih 24 siswa terbaik untuk bergabung dalam program ini. Di dalam project inilah mereka mulai menulis cerita yang tak akan terlupakan. Dari yang awalnya tidak saling mengenal, hanya sekilas tahu, hingga akhirnya dipertemukan dalam satu tujuan yang sama-mereka perlahan membangun persahabatan, menemukan keluarga baru, bahkan cinta di antara mereka. Namun di balik semua kebersamaan itu, tersimpan dinamika, tantangan, dan rahasia yang akan menguji seberapa jauh mereka bisa bertahan sebagai satu tim.

More details
WpActionLinkContent Guidelines