We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gothic Veiled

Gothic Veiled

  • WpView
    Reads 7,728
  • WpVote
    Votes 2,061
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Dark Fantasy
High Fantasy
SINOPSIS 🖤 Di balik kemegahan negara modern Nova, ada sebuah kerajaan kuno yang tak tersentuh waktu. Dan di sana, rahasia paling berdarah dijaga oleh sepasang mata terdingin yang pernah ia temui. Morella Desdemona, atau yang lebih dikenal oleh ribuan pengikut setianya di internet sebagai 'blackcat' adalah mahasiswi sastra yang lebih suka menghabiskan malamnya dengan teori konspirasi, misteri gelap, dan secangkir kopi hitam daripada pesta kampus. Rasa ingin tahunya yang ekstrem sering kali membawanya ke situasi berbahaya, lengkap dengan buku catatan kecil bersampul hitam yang tak pernah lepas dari tangannya. Ketika sahabat kuliahnya yang super ceria dan penuh komedi, Nimueris (Eris), mengajaknya berlibur ke kampung halamannya yang terpencil bernama Verperia, Morella mengira ia hanya akan mengunjungi desa kuno yang tenang. Ia salah besar. Verperia bukanlah desa biasa, melainkan sebuah kerajaan tersembunyi di tengah-tengah negara modern Nova. Kerajaan yang hidup dalam bayang-bayang masa lalu, aturan jam malam yang ketat, dan rahasia mengerikan yang dijaga rapat-rapat: Keluarga kerajaan adalah kaum vampir. Di sanalah Morella berpapasan dengan Kaelith Verperynne, sang penguasa berwibawa yang begitu dihormati sekaligus ditakuti. Kaelith adalah sosok yang dingin, berjalan tanpa suara, menghindari cermin, dan memikul kesepian yang teramat dalam demi melindungi eksistensi kaumnya dari dunia modern. Ketika si penulis keras kepala yang alergi sinar matahari bertemu dengan vampir penguasa yang (kebetulan) juga punya alergi yang mirip, akankah insting investigasi Morella mengungkap seluruh kebenaran? Ataukah ia justru akan terjerat dalam pesona gelap sang penguasa malam yang mematikan? "Jangan melanggar jam malam, Morella. Di Verperia, kegelapan tidak hanya membawa sepi, tapi juga membawa... mereka." #Kartop
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • The Unwritten Lady
  • Just let me live, Duke!
  • My Villainous Stepmom [END]
  • The Reborn Mama (END)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines