The Wrong Language

The Wrong Language

  • WpView
    Reads 27,358
  • WpVote
    Votes 1,810
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Enemies to Lovers
Slow Burn
Kesalahan pertama Maira Al-Khalidi adalah mengunggah video tanpa melakukan riset yang cukup. Kesalahan keduanya adalah menonton video koreksi berdurasi dua puluh menit yang dibuat oleh Dr. Nabil Farouk. Kesalahan ketiganya? Setuju bekerja sama dengan pria itu. Sebagai content creator yang hidup dari spontanitas, Maira terbiasa berbicara apa adanya. Sebaliknya, Nabil adalah seorang dosen dan penerjemah yang selalu memilih kata-katanya dengan hati-hati. Maira adalah kekacauan. Nabil adalah keteraturan. Dan entah mengapa, internet menganggap itu menarik. Dipaksa bekerja sama oleh sebuah brand, keduanya terjebak dalam serangkaian diskusi, perdebatan, dan argumen kecil yang perlahan mengubah cara mereka memandang satu sama lain. Karena terkadang, masalah terbesar bukanlah ketika dua orang berbicara dalam bahasa yang berbeda. Melainkan ketika mereka mulai memahami satu sama lain lebih baik daripada yang seharusnya.
All Rights Reserved
#7
klasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baddie Lust
  • Hello Mr. General
  • After "I Do"
  • Our Sweet Defeat
  • Clause of Us
  • KEDAULATAN HATI ✔️
  • Fall Into My Hands
  • Eleven
  • Antara Pulang
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • 38 Hari Atau Selamanya
  • Oath of Secrecy
  • ECLIPSED LOVE ; Bound by Power, Undone by Love
  • Unspoken Terms
  • Crescent moon (Ongoing)
  • Beautiful Obsession
  • Oath of Justice (TERBIT)
  • Silent Traces by the Sea [Usai]
  • The Palace Bloom
  • Kala II

"Pernikahan ini bukan anugerah, tapi sebuah transaksi. Jadi pahami posisimu. Jika kamu tidak berguna, maka kamu akan tersingkir." Mahawira Raka Suradipa Atmaja adalah wujud nyata dari hukum tak tertulis. Darah biru keraton yang mengalir dalam tubuhnya, dipadu dengan kursi kebesaran dan senjata di tangannya, tak memberikan sedikit pun kompromi pada kelemahan maupun kecacatan. Sementara itu, demi kebebasan ayah dan kakaknya, Nayara Nindya Anusapati-gadis yang terlihat polos dan ringkih itu-harus mengorbankan diri. Ia menantang semua ketidakpastian dan jurang derita demi menebus keluarganya dengan menikahi sang tuan tanpa hati. Disembunyikan, tak diakui negara, juga hidup terkurung dalam bayang-bayang. Gadis kecil itu menerimanya dengan langkah pasrah. Mahawira berpikir ia telah mendapatkan sebuah mangsa yang cantik; seekor burung dara penurut dengan sayap yang patah. Namun, burung dara itu bukanlah sekadar pajangan dalam sangkar. Di balik kepolosannya, ia adalah sebuah kotak pandora rahasia; terlihat rapuh, namun diam-diam memegang semua kunci untuk meruntuhkan kewarasan sang tuan. Saat mahasiswi psikologi dan agen berdarah dingin itu mulai saling menguliti jiwa, semua berubah menjadi semakin liar dan gila. Membawa keduanya terperosok ke dalam sebuah obsesi yang memabukkan-gairah gelap yang perlahan mengaburkan batas antara cinta, manipulasi, dan kehancuran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines