Midnight Rain - F1 Story

Midnight Rain - F1 Story

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2026
"We accept the love we think we deserve." Hazel Clark Hayes percaya pada kalimat itu lebih dari siapa pun. Di mata dunia, ia adalah Hollywood's sweetheart. Perempuan dengan senyum sempurna, karier yang gemilang, dan kehidupan yang tampak seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Semua orang mencintainya. Namun tidak ada yang tahu bahwa di balik gemerlap Hollywood dan sorotan kamera yang tak pernah berhenti, Hazel hidup dengan satu keyakinan sederhana, jangan pernah berharap terlalu banyak pada cinta. Karena berharap berarti bersiap untuk kehilangan. Nathaniel Davies tidak pernah memahami cara berpikir itu. Sejak kecil, Nate selalu tahu apa yang ia inginkan. Ia tumbuh dengan ambisi untuk menaklukkan dunia, dan ketika namanya mulai dikenal sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di Formula One, ia menyadari bahwa ada satu hal yang tidak pernah berubah di tengah semua pencapaiannya. Hazel. Teman masa kecilnya. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali di tengah gemerlap paddock Formula One dan hiruk-pikuk Hollywood, Nathaniel tahu satu hal dengan pasti. Ia tidak ingin lagi dipandang sebagai anak laki-laki yang tumbuh di sebelah rumah Hazel. Ia tidak ingin menjadi teman masa kecil. Ia ingin Hazel melihatnya sebagai seorang pria. Namun dunia selalu memiliki cara untuk mempersulit segalanya. Media menganggap Nathaniel sedang memanfaatkan popularitas sang Hollywood sweetheart demi menaikkan namanya sendiri. Keluarga mereka masih menganggap keduanya sebagai dua anak kecil yang tumbuh bersama sejak dahulu. Tidak seorang pun menyadari tatapan yang terlalu lama, kalimat yang tertahan di ujung lidah, dan perasaan yang diam-diam bertahan selama bertahun-tahun. Because after all these years, she was never just a part of his story. She was always the destination. Childhood friends. Second chance romance. No third party. Just two people learning that sometimes, the greatest love story is the one that has always been there.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Dateline [END]
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • DOMINEX | The Crime Lock

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines