OUT OF LONDON

OUT OF LONDON

  • WpView
    LECTURAS 567
  • WpVote
    Votos 81
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 25, 2026
WpInfo
Fanfic
Blackpink
Universo Paralelo (AU)
Kpop
Temas Sociales
Empat pewaris konglomerat London. Satu hukuman pengasingan. Dan sebuah pondok batu tua yang siap menghancurkan ego mereka. Jennifer, Zoey, Lalice, dan Roseanne terbiasa hidup mewah dengan jentikan jari. Namun, sebuah kesalahan besar memaksa orang tua mereka mencabut semua fasilitas dan membuang mereka ke desa terpencil, Upper Slaughter. Tanpa kartu kredit, tanpa pelayan, mereka ditantang mengelola sebuah kedai teh kecil dengan keringat sendiri. Dari gadis manja yang hanya tahu pesta, mereka dipaksa bergulat dengan karung gandum, panasnya oven, hingga badai yang hampir meruntuhkan pondok mereka. Ketika satu per satu perwakilan keluarga datang membawa audit mental yang mengintimidasi, keempatnya menyadari satu hal: mereka tidak akan bisa bertahan jika ego mereka tetap berdiri sendiri. Ini bukan lagi sekadar taruhan untuk pulang ke London. Ini tentang pembuktian harga diri dan menemukan arti kesetiaan dalam persahabatan mereka yang tak boleh patah.
Todos los derechos reservados
#103
jisoo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Possessive Male Lead
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Obsession Overdose
  • SAIRISH

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido