Empat pewaris konglomerat London. Satu hukuman pengasingan. Dan sebuah pondok batu tua yang siap menghancurkan ego mereka.
Jennifer, Zoey, Lalice, dan Roseanne terbiasa hidup mewah dengan jentikan jari. Namun, sebuah kesalahan besar memaksa orang tua mereka mencabut semua fasilitas dan membuang mereka ke desa terpencil, Upper Slaughter.
Tanpa kartu kredit, tanpa pelayan, mereka ditantang mengelola sebuah kedai teh kecil dengan keringat sendiri. Dari gadis manja yang hanya tahu pesta, mereka dipaksa bergulat dengan karung gandum, panasnya oven, hingga badai yang hampir meruntuhkan pondok mereka.
Ketika satu per satu perwakilan keluarga datang membawa audit mental yang mengintimidasi, keempatnya menyadari satu hal: mereka tidak akan bisa bertahan jika ego mereka tetap berdiri sendiri.
Ini bukan lagi sekadar taruhan untuk pulang ke London. Ini tentang pembuktian harga diri dan menemukan arti kesetiaan dalam persahabatan mereka yang tak boleh patah.
All Rights Reserved