Aku Sendirian [kehilangan]

Aku Sendirian [kehilangan]

  • WpView
    LETTURE 7
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, giu 5, 2026
ೀ⋆。˚* *⋆౨ৎ˚⟡˖ ࣪ 'RAINA AZZURA' ⋆౨ৎ˚⟡˖ ࣪ seorang gadis yang terbiasa menyembunyikan luka di balik senyumnya, harus menerima kenyataan bahwa tidak semua orang yang datang akan tetap tinggal. Setelah kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, dunia Raina berubah menjadi tempat yang sunyi dan penuh kenangan. Hari-harinya dipenuhi kesendirian, hujan, dan bayang-bayang masa lalu yang terus menghantuinya. Ia mencoba bertahan, meski hatinya perlahan hancur oleh rasa rindu yang tak pernah menemukan tujuan. Namun hidup tidak selalu tentang kehilangan. Di saat Raina mulai terbiasa berjalan sendiri, takdir mempertemukannya dengan seseorang yang perlahan mengajarkannya bahwa luka bisa sembuh dan hati yang patah bisa kembali mencintai. Akankah Raina membuka hatinya sekali lagi? Ataukah ia akan tetap terjebak dalam kenangan yang membuatnya memilih hidup... sendirian? Sebuah cerita penuh emosi tentang cinta, kehilangan, harapan, dan keberanian untuk melangkah kembali setelah hancur. Genre: Romance, Drama, Slice of Life, Healing, Teen Fiction.
Tutti i diritti riservati
#199
sendirian
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Auto Save!
  • ELION (bl)
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Target Si Supir
  • After the Fall
  • Your Auntie
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Trouble Maker

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti