The Place We Call Home

The Place We Call Home

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 7, 2026
Ketika hidup Anneke Brietje terancam oleh rahasia yang bahkan tidak ia pahami, ia dipaksa meninggalkan identitas, rumah, dan seluruh kehidupannya. Kini ia adalah Isabelle Thorn. Tersembunyi di pedalaman Swiss bersama seorang bodyguard bernama Kael, Isabelle harus belajar menerima kenyataan bahwa dunia yang ia kenal tidak akan pernah kembali sama. Kael seharusnya hanya bertugas melindunginya. Tidak lebih. Namun hari demi hari, di tengah hutan yang sunyi, pelajaran sekolah sederhana, musim dingin yang panjang, dan rahasia yang tak pernah selesai mengejar mereka, batas antara pelindung dan orang yang dilindungi mulai memudar. Sementara masa lalu terus menghantui Kael, ancaman dari luar semakin mendekat. Dan saat seluruh dunia menginginkan Isabelle ditemukan, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: "Bisakah seseorang yang kehilangan rumah menemukan tempat untuk pulang di dalam diri orang lain?"
All Rights Reserved
#88
bigboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • SALAH OBAT
  • LORENZO
  • Heyu : Second Gear
  • Ervan Carolline
  • ANOTHER TRACY
  • ISTRI SELINGAN
  • The Last Antagonis
  • Side Character Syndrome
  • NEALINE : Blood and Ice Cream

Pearl POV - Menjadi zombi bukan berarti aku kehilangan standar. Makan manusia sembarangan? Ew, jorok banget. Di tengah kiamat ini, aku tetap hidup dengan aturan, gaya, dan asosiasi zombiku sendiri. Hidupku sudah tenang, sampai pria menyebalkan dari militer itu menghalangi jalanku. Bhagna POV -​ Dia mutan anomali. Terlalu sadar dan kelewat terorganisir. Instingku menyuruhku untuk membunuhnya detik itu juga. Tapi senjataku tak pernah menyentuhnya. Dalihku, lebih aman menjaga musuh tetap berada dalam jangkauan. Padahal... mungkin saja aku hanya tidak ingin melepaskannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines