Cheering for the Wrong Guy

Cheering for the Wrong Guy

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing1h 27m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Kpop
Fantasy
Romance
Rasa Trauma yang di hadapi oleh seorang psikolog waktu SMA kembali menjalar setelah bertemu dengan sumber traumanya, Teman SMA, kapten Basket yang sekarang menjadi pasien rawat jalannya. Bagaimana kisahnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mission: Make Her Notice ft Eom Seonghyeon of Cortis
  • This is Me Trying ⭑ Rafe Cameron
  • 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐋𝐈𝐂𝐓𝐄𝐃─𝐨𝐮𝐭𝐞𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐤𝐬
  • THE CURE | John Logan
  • chaos | peter parker
  • Echoes of Hidden Love (FOXYPAN)
  • Forward | Rewind to Tomorrow [Michael Jackson]
  • ꜱᴇᴄᴏɴᴅ ʟɪꜰᴇ ᴏꜰ ᴀ ꜱɪʟʟʏ ᴛᴏᴘ [𝐓𝐚𝐞𝐤𝐨𝐨𝐤]
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐅𝐀𝐌𝐈𝐋𝐘 "𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃" - ᴅʀᴀᴄᴏ ᴍᴀʟꜰᴏʏ
  • Dean, Beau and the dying girl, Off Campus  (Editing)

Seonghyeon tidak pernah kesulitan menarik perhatian. Sebagai siswa yang dikenal ramah, percaya diri, dan mudah akrab dengan siapa pun, ia terbiasa membuat orang lain tertarik hanya dengan senyuman, candaan santai, dan caranya memperlakukan semua orang seolah mereka spesial. Sampai ia bertemu dengan Anna. Teman sekelasnya di tahun terakhir high school itu terkenal pintar, baik, dan selalu terlihat tenang. Anna tidak pernah benar-benar ikut dalam keramaian kelas, tetapi entah bagaimana, keberadaannya selalu mudah disadari. Dan ada satu hal yang membuat Seonghyeon perlahan kebingungan, Anna sama sekali tidak mengerti. Semua godaannya dianggap percakapan biasa. Semua perhatian kecilnya terasa tidak berarti. Bukan karena Anna menolak, tetapi karena ia benar-benar tidak menyadari apa pun. Bahkan ketika teman-teman sekelas mereka mulai menyadari perubahan sikap Seonghyeon, Anna tetap menjadi satu-satunya orang yang tidak memahami semuanya. Dan untuk pertama kalinya, Seonghyeon gagal. Apa yang awalnya hanya rasa penasaran perlahan berubah menjadi sebuah permainan kecil dalam dirinya sendiri, membuat Anna akhirnya menyadari bahwa semua perlakuan itu berbeda. Namun semakin ia mencoba, semakin ia menyadari satu hal. Ini bukan lagi sekadar tentang membuat Anna memperhatikannya. Karena tanpa ia sadari, yang perlahan berubah bukan Anna, melainkan dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines