SAMAR
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 6, 2026
Di antara gemerlap panggung dangdut dan teduhnya ruang kelas, Rifqi Maheswara Rayendra, sang pangeran bergelar ganda, terjerat janji suci yang tak terduga. Faza Nadhira Almeira, dokter cerdas berdarah Jawa, dipaksa menelan pil pahit takdir yang mengikatnya pada masa lalu yang belum usai. Sebuah perjodohan terpaksa, sebuah rahasia pernikahan yang menyakitkan, dan bayangan Azalea, cinta pertama yang tak pernah pudar, menjadi benang kusut yang melilit hati mereka. Akankah "Niskala Wastra Hati" mampu menemukan simpul keikhlasan di tengah luka, ataukah takdir akan merenggut kebahagiaan yang baru saja menemukan celah? Ini adalah kisah tentang pilihan, pengorbanan, dan cinta yang berjuang di antara ingatan dan kenyataan, hingga ujung penyesalan yang abadi.
All Rights Reserved
#48
ikhlas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love After Hate
  • Natala Arya
  • Akang Jenderal [END]
  • I swear, I fell [𝐁𝐋]
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB Boyslove alpha x omega
  • Redemption [COMPLETED]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • MY EX-RIVAL (Lengkap)

Axel membenci Levi lebih dari apa pun. Baginya, Levi adalah alasan kenapa adiknya meninggal. Sejak hari itu, hidup Axel berubah berantakan. Amarah, dendam, dan rasa kehilangan membuatnya terus hidup hanya untuk menyalahkan satu orang: Levi. Dan anehnya, Levi tidak pernah membela diri. Cowok itu tetap diam dengan wajah tenang yang justru semakin membuat Axel muak. Tidak peduli sekeras apa Axel mendorong, menghina, atau melukai dirinya dengan kata-kata tajam, Levi selalu memilih menahan semuanya sendiri. Sampai perlahan, Axel mulai sadar... Ada sesuatu yang disembunyikan Levi. Tatapan kosongnya. Tangan yang sering bergetar diam-diam. Luka-luka yang tidak pernah terlihat orang lain. Dan fakta bahwa Levi ternyata menyimpan trauma yang jauh lebih dalam daripada yang Axel bayangkan. Semakin dekat Axel pada kebenaran, semakin besar rasa takut yang muncul di dalam dirinya. Karena jika Levi bukan pembunuh adiknya... Berarti selama ini Axel telah membenci orang yang salah. Dan mungkin, tanpa sadar, juga menghancurkan seseorang yang sebenarnya sama hancurnya dengan dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines