Kami mengadopsi anak kami sendiri [END]

Kami mengadopsi anak kami sendiri [END]

  • WpView
    Reads 67,204
  • WpVote
    Votes 4,145
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 5, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
5 tahun lalu, sebuah keluarga kehilangan putra mereka yang baru berusia 1 tahun akibat penculikan. Sejak saat itu, sang ibu hidup dalam kesedihan yang tak pernah benar-benar hilang. Melihat istrinya terus terpuruk, sang suami akhirnya mengambil keputusan besar, mengadopsi seorang anak laki-laki untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan putra mereka. Namun, tanpa mereka sadari, anak yang mereka adopsi ternyata adalah putra kandung mereka sendiri yang hilang bertahun-tahun lalu. Ketika kehidupan mereka perlahan mulai kembali normal, sebuah kejutan tak terduga mengguncang segalanya. Seseorang datang membawa seorang anak dan mengaku bahwa anak itulah putra mereka yang selama ini hilang. Kini, keluarga itu berada di persimpangan yang membingungkan. Akankah mereka menyadari bahwa anak yang telah mereka adopsi adalah darah daging mereka sendiri? Ataukah mereka justru akan percaya bahwa anak yang baru datang itulah putra yang telah lama mereka nantikan kepulangannya? Penasaran? Yuk baca.
All Rights Reserved
#50
boy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • Círculo del Destino
  • (Not) BELONG TO YOU
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Out of Reach (Selesai)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati
  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Sweetly Tied

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines