***Halowww guyss... Cerita ini sempat direvisi dan ada sedikit perubahan. Namun isi dan alur tetap sama ya. Hanya ada pertambahan sedikit, dan perbaikan.***
Terimakasih semuanya, selamat membaca💜💜💜💜💜
Di sebuah desa kecil di tanah Jawa, di antara hamparan sawah yang luas dan angin sore yang berembus pelan, dua anak pernah tumbuh dalam Kenangan yang sama.
Kanala Lavanya Adriana (Nala)
Farid Nattawin Kalingga (Mas Natta)
Sejak kecil, Nala selalu berlari menghampiri lelaki itu, seolah langkah kecilnya memang selalu tahu ke mana harus pulang. Mereka tumbuh bersama dalam tawa sederhana, langit senja desa, dan kenangan-kenangan kecil yang perlahan menetap di hati.
Namun waktu berjalan. Membawa mereka ke arah yang berbeda, memisahkan tanpa sempat memberi kesempatan untuk bertanya apakah perasaan mereka ikut berubah, atau justru diam-diam tetap tinggal.
Di rumah yang tak jauh dari sana, Mas Natta tumbuh bersama kedua saudaranya.
Aditya Daneswara Jatmika, sang kakak pertama yang tenang dan bijaksana.
Farid Nattawin Kalingga, anak kedua dengan tatapan teduh dan hati yang selalu tahu cara melindungi.
Dan Gilang Mahendra Jaladara, si bungsu yang riang dan selalu menghidupkan suasana rumah.
Tahun demi tahun berlalu, hingga akhirnya takdir mempertemukan Nala dan Mas Natta kembali.
Dan sejak saat itu, Nala mulai menyadari satu hal bahwa ada seseorang yang mungkin tidak pernah benar-benar pergi dari hidupnya.
Mereka hanya menunggu waktu untuk kembali dipertemukan.
Karena mungkin, sejak dulu, Mas Natta adalah nada yang diam-diam selalu hidup di dalam kala milik Nala.
All Rights Reserved