HARSA [END]

HARSA [END]

  • WpView
    Reads 490
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2026
"Kalau suatu hari nanti banyak orang yang ningglin kamu, Mas tetap ada." Harsa selalu hidup di bawah bayang-bayang kakaknya. Jigar adalah anak kebanggan keluarga―pintar, dewasa, dan selalu berhasil dalam segala hal. Sementara Harsa hanyalah adik yang sering merasa tidak cukup, tidak sehebat, dan tidak sepenting dirinya. Namun di balik semua pujian yang diterima, tidak ada yang benar-benar tahu betapa lelahnya Jigar. Tidak ada yang tahu bahwa seseorang yang terlihat paling kuat justru sedang berjuang sendirian. Sampai suatu malam, sebuah kecelakaan mengubah segalanya. Dan ketika Harsa kehilangan satu-satunya orang yang selalu memahami dirinya, ia menemukan surat-surat yang ditinggalkan Jigar―surat yang perlahan mengungkap semua hal yang tidak pernah terungkap. Tentang cinta. Tentang penyesalan. Tentang keluarga. Dan tentang bagaimana seseorang tetap bisa tinggal di hati orang yang ditinggalkannya. Karena terkadang, kehilangan tidak mengajarkan kita cara melupakan. Kehilangan mengajarkan kita cara mencintai dengan cara yang berbeda. *** - Dilarang keras untuk plagiat! Cerita ini 100% hasil imajinasi penulis sendiri. Mikir idenya tidak semudah itu. Plagiat adalah perbuatan jahat, jadi jangan sampai kamu menjadi pelakunya. - Hargai setiap part yang kalian baca dengan satu vote dan komen. Gampang kan? - Maaf jika ada typo. § Selamat membaca §
All Rights Reserved
#27
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Basket: About Dream and Hope (END✔) (Revisi)
  • Rumah Tanpa Pintu [END]
  • LYSANDRA [Completed]
  • Lumpuh
  • Not House, but Home [COMPLETE]
  •  Asara Bersama Bintang [Segera]✓
  • Bahagia (END)
  • Pergi Tanpa Alasan [ TAMAT ]
  • enfermedad [END]
  • Choi Family's

"Bagiku, basket bukan hanya menjadi sebuah olahraga atau permainan yang dilakukan bersama sama dengan teman hanya untuk bersenang-senang. Menonton pertandingan basket dan merengek pada Ayah dan kakakku untuk diajari basket itu bukan kebetulan, itu takdir. Aku menemukan kebahagiaan dan kepuasan saat bermain basket. Basket telah menjadi bagian dari hidupku dan masa muda ku. Basket telah menjadi gerbang utama untuk menuju kerajaan mimpiku. Aku takkan berhenti berlari sebelum menuju kerajaan indah itu dan meraih semua hal yang pantas ku dapatkan." - Philip Emmanuell Jovanda Hai hai semua pembaca terkasih. Apa kah kalian menyukai kisah Joel di cerita terakhir? So, kisah Joel sudah berakhir dan hari ini kita akan menemani Philip meraih mimpinya menjadi pemain basket. kisah ini dijamin akan lebih memotivasi dan menegangkan. Ada momen manis antara keluarga, sahabat, dan kakak adik yang membuat cerita lebih berkesan dan menyenangkan, ada plot twist juga yang takkan kalian sangka sangka. ikuti terus dan jangan lupa comment, follow dan vote ya. God bless you

More details
WpActionLinkContent Guidelines