Phuwin's wond [PondPhuwin]

Phuwin's wond [PondPhuwin]

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2026
Sejak divonis menjadi seorang Omega di usia tujuh belas tahun-tepat di saat ia juga harus kehilangan kedua orang tuanya-Phuwin tahu dia nggak punya pilihan selain jadi kuat. Di dunia yang sering kali memandang sebelah mata kaumnya, dia milih buat berjuang sendirian. Kerja keras apa pun dia lakoni, yang penting bisa bertahan hidup tanpa perlu ngemis belas kasihan dari para Alpha di luar sana. ​Phuwin pikir dia sudah cukup tangguh buat ngadepin apa aja. Sampai akhirnya, sebuah kejadian tak terduga datang dan memutarbalikkan segalanya dalam semalam. ​Ada satu orang yang dengan egoisnya masuk ke hidup Phuwin dan menghancurkan semua rencana masa depan yang sudah ia susun rapi. Sekarang, saat semuanya sudah telanjur berantakan, insting dan takdir Omega-nya benar-benar diuji. ​Sebenarnya, siapa sosok yang sudah tega merusak hidupnya? Dan apa yang bakal Phuwin lakukan setelah rahasia besar di antara mereka mulai terbongkar?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Atap
  • Jodoh Pilihan Mama
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Pernikahan Dini {after Divorce} (Pondphuwin)
  • Wedding Clown
  • Same, But Not
  • TOXIC BOYFRIEND
  • I'm Not Just a Figuran
  • Keluarga muda (pondphuwin)
  • Last Hope - Cawooz
Satu Atap

Di bawah langit mendung yang perlahan menurunkan hujan, Pond tiba di rumah besar keluarga Phuwin sebagai orang asing yang mendadak harus menyebut tempat itu rumah. Kehadirannya disambut hangat oleh orang dewasa, namun berjarak oleh Phuwin yang dingin dan waspada, seolah ruang pribadinya baru saja diterobos tanpa izin. Dari tatapan pertama yang canggung, percakapan kaku, hingga salah paham kecil yang memicu reaksi spontan Phuwin, pertemuan mereka dipenuhi ketegangan tipis bercampur humor tak sengaja. Dua kamar yang berdampingan menjadi penanda awal-bahwa mulai hari itu, hidup mereka akan berjalan bersebelahan, terlalu dekat untuk diabaikan, namun masih terlalu asing untuk dipahami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines