Siapa yang tidak mengenal NCT DREAM?
Salah satu sub-unit dari NCT di bawah naungan SM Entertainment, yang beranggotakan tujuh orang: Mark, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung.
Tujuh anak laki-laki yang tumbuh bersama sejak usia muda. Melewati masa remaja, mimpi, tawa, pertengkaran, hingga berbagai hal yang membuat mereka semakin dekat. Bukan sekadar rekan satu grup, mereka telah tumbuh menjadi keluarga saling menjaga, saling menguatkan, dan menjadi tempat pulang satu sama lain.
Bagi banyak orang, NCT DREAM mungkin hanya terlihat sebagai sekumpulan bocah berisik dengan tingkah random, lelucon konyol, dan segala macam kejahilan yang selalu berhasil membuat penggemarnya tertawa.
Namun, pernahkah kita berpikir...
Apa yang sebenarnya mereka sembunyikan di balik semua tawa itu?
Di balik candaan yang tak pernah ada habisnya, mungkin ada luka yang tidak pernah mereka ceritakan.
Di balik senyum yang selalu mereka tunjukkan, mungkin ada air mata yang sengaja mereka sembunyikan.
Dan di balik sosok tujuh anak yang terlihat begitu kuat, mungkin ada hati yang diam-diam pernah hancur berkali-kali.
Kali ini, aku ingin mengajak kalian melihat kisah mereka dari sisi yang berbeda.
Sebuah cerita tentang persahabatan, keluarga, kehilangan, luka, pengorbanan, dan rasa sayang yang mungkin terlalu dalam untuk sekadar disebut sebagai persahabatan.
Namun, perlu diingat-kisah ini sepenuhnya fiktif.
Tidak ada satu pun kejadian dalam cerita ini yang benar-benar terjadi atau menggambarkan kehidupan nyata para member NCT DREAM. Jadi, mohon untuk tidak mengaitkan alur maupun karakter dalam cerita ini dengan kenyataan.
Anggap saja ini hanyalah sebuah kisah yang lahir dari imajinasi.
Jadi...
Mau menemani perjalanan mereka kali ini?
Mari kita lihat, seberapa kuat tujuh anak yang selalu tertawa itu ketika dunia memaksa mereka untuk menangis.
Kita temani mereka sama-sama, ya, Dreamies. 🤍
All Rights Reserved