Saya Kembali Lagi, Manis

Saya Kembali Lagi, Manis

  • WpView
    Reads 4,409
  • WpVote
    Votes 360
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 11, 2026
bl lokal Erlangga tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena kedatangan seorang tetangga lama. Arzhael Mahesa Aksara. Pria yang tampan, sukses, dan entah kenapa selalu muncul di saat yang tepat. Awalnya semua terasa biasa saja. Sampai Erlangga mulai menyadari bahwa perhatian Arzhael bukanlah perhatian seorang tetangga biasa. Dan mungkin... Pertemuan mereka kali ini bukanlah pertemuan pertama. Prolog nya udah ada ya di baca!! Karena bersangkutan dengan pertama kali arzhael bertemu Erlangga!
All Rights Reserved
#127
boyslove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tolong, Salah Pencet!
  • Pangeran Dari Dunia Lelipan {𝐁𝐋}
  • Jangan Tersesat Lagi, Arsen.
  • Recipe for Mr. Lancaster 🍪
  • Blonde Boy di Sendawangi
  • Tuan belanda di tanah Jawa
  • Yang Tersisa dari Janji
  • Echoes of Destiny
  • SASMITA ATI (isyarat hati)
  • AMARAYA: Tertanda, Waskara Rahsa.

Bagi Rian, hidup tenang di kampus adalah harga mati. Tapi ketenangan itu hancur berantakan dalam satu malam gara-gara jempolnya yang salah pencet karena mengantuk. Pesan pengakuan cinta yang super puitis-dan agak lebay-yang harusnya terkirim ke kakak tingkat idamannya, malah mendarat di nomor Devan. ​Masalahnya, Devan bukan cowok sembarangan. Dia adalah kapten tim basket kampus yang terkenal dingin, anti-sosial, punya tatapan mata yang bisa mengintimidasi orang, dan paling malas meladeni hal-hal tidak penting. ​Namun, bukannya mengabaikan pesan salah kirim itu, Devan yang sedang bosan justru memilih untuk menyembunyikan identitasnya dan meladeni chat dari Rian. Permainan kucing-kucingan pun dimulai. Di dunia maya, Rian menjadikan "si nomor asing" tempat curhat colongan tentang betapa menyebalkannya Devan di kampus. Sementara di dunia nyata, Devan sengaja menggunakan info-info dari chat tersebut untuk menjahili dan mendekati Rian secara langsung. ​Saat Rian mulai merasa nyaman dengan teman chatting-nya, dia tidak tahu bahwa singa yang paling dia takuti di kampus sebenarnya sedang memegang ponsel, membaca semua rahasianya sambil tersenyum tipis di barisan kursi belakang kelas. ​Bagaimana jadinya kalau Rian tahu kalau "lensa kamera autofocus" yang dia cari selama ini ternyata adalah cowok paling dingin se-universitas?

More details
WpActionLinkContent Guidelines