𝙇𝙐𝙈𝙄𝙉𝘼𝙍𝘼 || Dr. STONE × Reader
❝𝙨𝙖𝙮 𝙮𝙤𝙪 𝙬𝙖𝙣𝙩 𝙩𝙝𝙚 𝙢𝙤𝙤𝙣, 𝙬𝙖𝙩𝙘𝙝 𝙢𝙚 𝙡𝙚𝙖𝙧𝙣 𝙩𝙤 𝙛𝙡𝙮...❞
━━━━━━Cahaya adalah entitas tercepat di semesta. Ia pembawa energi, informasi, sekaligus kehidupan. Namun, apa jadinya jika cahaya yang datang justru membawa keheningan abadi?
"Kau percaya suatu saat peradaban ini bisa padam? Dan kita harus menciptakan Luminara kita sendiri untuk bertahan?"
Gadis itu bertanya lirih di tengah sunyinya laboratorium. Di dunia modern yang serba otomatis ini, pertanyaannya terdengar mustahil. Namun, anak laki-laki di hadapannya tidak tertawa. Ia hanya menatap tajam tabung reaksi di tangannya, membiarkan pendar neon memantul di bola matanya.
Sebuah senyuman miring terukir di wajahnya.
"Percaya adalah variabel yang tidak stabil," jawabnya datar. "Secara termodinamika, sistem yang mapan akan menuju entropi. Jika cahaya kota ini padam, itu bukan akhir. Luminara bukan sekadar pendar lampu; itu adalah manifestasi akal manusia untuk menolak kegelapan. Selama hukum alam masih berlaku, aku hanya perlu menghitung ulang semuanya dari nol. Cahaya tidak pernah benar-benar hilang, ia hanya menunggu seseorang yang cukup pintar untuk menyalakannya kembali."
***
Bagi si anak laki-laki, masa depan adalah sekumpulan data yang bisa diprediksi. Namun, tidak ada satu pun perhitungan matematis yang mampu memprediksi datangnya cahaya hijau misterius dari ufuk langit. Cahaya yang tidak membawa pencerahan, melainkan mengubah napas menjadi batu.
Di detik-detik sebelum segalanya membeku, mampukah janji tentang Luminara itu bertahan melewati ribuan tahun kesunyian? Satu hal yang pasti: sains tidak akan membiarkan dunia tetap gelap. Ia adalah fajar yang dipaksa untuk terbit kembali.
𝑺𝑻𝑨𝑹𝑻 : 𝟏/𝟓/𝟐𝟔
𝑬𝑵𝑫 : -/-/-
.✦ ݁˖
©Semua karakter Dr. STONE di fanfic ini adalah milik Riichiro Inagaki dan Boichi.