A Thousand heartbeats

A Thousand heartbeats

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
Destined Love
Prolog Ada perasaan yang tumbuh perlahan, tanpa suara, tanpa keberanian untuk diungkapkan. Perasaan itu hidup di dalam hati Adel selama bertahun-tahun, mengisi setiap ruang kosong dalam harinya. Baginya, Bayu bukan sekadar teman atau seseorang yang sering ditemuinya di sekolah. Bayu adalah alasan mengapa ia selalu bersemangat datang setiap pagi, alasan mengapa senyum kecil bisa bertahan sepanjang hari, dan alasan mengapa lagu-lagu tentang cinta terasa begitu nyata. Namun, cinta tidak selalu berjalan sesuai harapan. Adel menyadari bahwa setiap tatapan yang ia berikan kepada Bayu tidak pernah dibalas dengan makna yang sama. Setiap perhatian yang ia simpan dengan hati-hati hanya berakhir sebagai cerita yang ia pendam sendiri. Bayu tetap menjadi sosok yang hangat dan baik, tetapi hatinya seolah mengarah ke tempat lain-tempat yang tidak pernah bisa dijangkau oleh Adel. Meski begitu, Adel tetap memilih untuk diam. Ia menyimpan namanya dalam doa-doa sederhana, dalam halaman buku yang dipenuhi tulisan tangan, dan dalam kenangan-kenangan kecil yang mungkin bahkan tidak diingat oleh Bayu. Bagaimana mungkin seseorang bisa begitu berarti bagi hidupnya, sementara dirinya hanya menjadi satu dari sekian banyak orang dalam hidup Bayu? Dan inilah kisahnya. Kisah tentang seorang gadis bernama Adel yang mencintai dengan tulus, tentang seorang laki-laki bernama Bayu yang tidak pernah tahu betapa berharganya dirinya di mata seseorang, dan tentang cinta yang tumbuh begitu indah, meski hanya bertepuk sebelah tangan. Kadang-kadang, patah hati yang paling menyakitkan bukanlah ketika cinta berakhir, melainkan ketika cinta itu tidak pernah benar-benar dimulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines