WARANGKA [CH]

WARANGKA [CH]

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 17, 2026
[CH] ⚠️ WARNING Cerita ini sepenuhnya adalah karya fiksi. Seluruh alur, karakter, dan unsur di dalamnya merupakan hasil imajinasi penulis dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan atau mewakili dunia nyata. -------- Tubuh ini adalah tubuh ku, kembali kan. 𝐛𝐢𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠.
Todos los derechos reservados
#1
malaysia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • The Unwritten Lady
  • The Baby Isn't Supposed To Exist
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • LILY OF PROTEA
  • The Duke's Red String
  • Just let me live, Duke!
  • Shaenette: Skenario Kedua

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido