We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
COWOK DINGIN X CEWEK BERISIK

COWOK DINGIN X CEWEK BERISIK

  • WpView
    Reads 9,075
  • WpVote
    Votes 423
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2026
WpInfo
Fanfic
"dia dingin,aku berisik,dia tenang,aku membawa keramaian." . milesha Azkia Andara.
All Rights Reserved
#32
valenda7
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • nikah dulu cinta nanti
  • 4 Saudara Tiri
  • Nikah Muda (Pengganti)
  • Our Story [ END ]
  • dunia kita berbeda
  • PERJODOHAN KETUA GENG MOTOR
  • CEO Vs Gadis Polos
  • DIREKTUR GILA! (MILEN)
  • BALAS DENDAM BERUJUNG CINTA
  • Teman Abangku Adalah Jodohku [End]
  • KITA YANG BELUM SELESAI
  • ONLY YOU CAN MELT MY HEART
  • CEO MUDA MILIK HATIKU
  • In the Arms of the Enemy
  • Cegil Yang Terluka
  • gadis desa dan CEO dingin
  • TOO FAMILIAR
  • Perjodohan ketua geng motor.
  • Ketua Butuh Kehangatan [ End ]
  • ME, YOU, AND THIS MADNESS

Katanya, cinta itu datang dulu... baru kemudian dua orang memutuskan untuk bersama. Tapi bagaimana jika semuanya terjadi sebaliknya? Mila dan Valen tidak pernah punya cerita tentang awal yang manis. Tidak ada proses jatuh cinta. Tidak ada momen saling memilih. Yang ada hanya keputusan keluarga-yang tiba-tiba mengikat mereka dalam satu hubungan yang tidak pernah mereka rencanakan. Satu kampus. Satu lingkungan. Namun dua dunia yang selalu bertabrakan. Hubungan mereka tidak pernah hangat-bahkan untuk sekadar saling memahami pun terasa terlalu jauh. Sampai satu hari, semuanya berubah. Tanpa aba-aba. Tanpa kesempatan untuk menolak. Mereka dipaksa berdiri di pelaminan yang sama. Mengucap janji yang bahkan belum mereka pahami sepenuhnya. Senyum terukir sempurna di wajah mereka. Semua terlihat indah. Semua terlihat benar. Padahal di balik itu- tidak ada cinta yang mendasari. Hanya keterpaksaan yang dibungkus rapi oleh harapan orang lain. Dan sejak hari itu, hidup mereka tidak lagi tentang "aku" dan "kamu". Melainkan tentang "kita"- yang bahkan belum tahu bagaimana caranya dimulai. Jika dunia berkata cinta dulu, nikah nanti... maka mereka adalah kebalikannya. Dipaksa untuk bersama lebih dulu, lalu perlahan belajar- apakah cinta itu bisa tumbuh... di tempat yang sejak awal tidak pernah mereka pilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines