Pengantin untuk Orang Buangan

Pengantin untuk Orang Buangan

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Suspense
First Love
Contract Relationship
Sinopsis Raras, gadis yatim piatu yang menumpang di rumah paman dan bibinya, selalu menjadi sasaran iri hati sepupunya, Andara. Setiap pria yang datang untuk melamar Andara justru tertarik pada Raras, hingga memicu kebencian yang semakin besar. Ketika seorang calon suami Andara terang-terangan meminta izin untuk bertaaruf dengan Raras, keluarga itu murka. Tanpa memedulikan impian Raras untuk melanjutkan kuliah, mereka memutuskan menikahkannya dengan Janu, seorang pemuda misterius yang ditemukan sekarat di pinggir sawah dan kini hidup dalam keterbatasan. Di tengah penolakan dan air mata, Raras tak punya pilihan selain menerima takdir yang dipaksakan kepadanya. Namun tak seorang pun menyadari bahwa di balik status Janu sebagai pria miskin dan terluka, tersimpan rahasia besar yang akan mengubah nasib mereka semua-terutama mereka yang selama ini merendahkan Raras.
All Rights Reserved
#141
wattpadindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [TERBIT]
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines