Jika Esok Tanpa Gazbiyya

Jika Esok Tanpa Gazbiyya

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang istimewa dari pertemuan pertama Gazbiyya dan Vigo. Mereka hanya dua remaja yang dipertemukan oleh kebetulan di masa yang sama. Vigo adalah laki-laki yang selalu percaya bahwa masa muda harus diisi dengan tawa, mimpi, dan rencana-rencana besar. Sedangkan Gazbiyya adalah gadis yang diam-diam sedang berjuang melawan penyakit hernia yang terus menggerogoti kesehatannya. Di balik senyumnya yang hangat, Gazbiyya menyimpan rasa sakit yang tidak pernah benar-benar ia ceritakan kepada siapa pun. Ia memilih menjalani hari-harinya seperti remaja biasa: pergi ke sekolah, bercanda dengan teman-teman, menulis mimpi-mimpinya dalam buku harian, dan mencintai seseorang tanpa memikirkan berapa lama waktu yang ia miliki. Hingga Vigo hadir. Perlahan, Vigo menjadi alasan Gazbiyya ingin terus bertahan. Sementara bagi Vigo, Gazbiyya adalah rumah yang selalu ingin ia pulang. Namun cinta mereka tumbuh beriringan dengan kondisi Gazbiyya yang semakin memburuk. Di saat remaja lain sedang sibuk merencanakan masa depan, mereka justru dipaksa berhadapan dengan kenyataan bahwa tidak semua orang memiliki waktu yang sama. Dan ketika harapan mulai menipis, Vigo harus belajar tentang satu hal yang paling sulit dalam hidup: Bagaimana cara mencintai seseorang yang mungkin tidak bisa ia miliki selamanya. Karena terkadang, cinta terbesar bukan tentang memiliki. Melainkan tentang tetap mencintai, bahkan ketika esok datang tanpa orang yang kita cintai.
All Rights Reserved
#650
sadromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines