Diari Buta Hati
"Buat gue, semua orang buta. Ngelihat, tapi nggak paham. Hidup, tapi nggak bermanfaat. Seberapa jelas orang melihat dunia, nggak diukur dari matanya. Tapi dari otaknya."
Chika, SMA, percaya setiap orang lahir tanpa satu hal: harta, pesona, logika. Terbukti oleh dirinya sendiri, yang jenius, indah rupawan, tapi sepeser pun tak punya. Agar bisa akselerasi masuk kuliah favorit, dia mengandalkan jalur beasiswa, dan untuk itu, dia harus meyakinkan guru BK bahwa dia, yang anti-sosial pun, bisa bekerja sama.
Reyhan, murid sekelas, yang punya deskripsi sederhana dari orang sekolah: si Buta. Karena memang, dia tunanetra. Orang tua, pihak sekolah, bahkan beberapa teman telah menyarankannya pindah saja ke Sekolah Luar Biasa. Namun, jiwa berandalnya yang terpendam membuatnya batu, ingin tetap lulus dari sekolah favorit, menakulkan disabilitasnya. Sayangnya, sekolah dan sistem pendidikan standar belum mengakomodasinya. Meski dia tidak bodoh, nilainya selalu anjlok, hingga sedang di ambang mengulang kelas tiga.
Lahirlah sebuah program yang dicetuskan guru BK untuk menyelam sambil minum air: Bimbingan sebaya tiga puluh hari. Chika harus mendampingi Reyhan bersiap untuk ujian akhir. Reyhan berhasil lulus, Chika dapat surat rekomendasi yang diimpi-impikannya. Sederhana.
Yang Chika terlalu remehkan bukanlah bagaimana susahnya mengajari orang penyandang disabilitas. Dia terlalu jenius untuk gagal lakukan itu. Melainkan, bagaimana susahnya mengajari berandal, yang semakin hari semakin membuatnya sadar, betapa buta logika dunia yang menganggap anak itu cacat hanya karena buta mata, dan betapa buta hati Chika yang merendahkan orang lain hanya karena IQ-nya tinggi angka.
Diari Buta Hati adalah kisah romansa SMA yang mengangkat tema sosial disabilitas, kedewasaan, dan filosofi tentang bagaimana cara mengarungi kehidupan yang tak seorang pun minta.
#PenerbitFaza
#Day01 (tergantung hari)
#MenulisNovel #festivalmenulisnovel
#EventmenulisbersamaFaza